Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Sabtu, Oktober 23, 2021
redaksi@topcareer.id
Lifestyle

Ahli Gizi Harvard Rekomendasikan 5 Makanan Ini untuk Pertajam Otak

Ilustrasi (dok. Rebounds Sports Med)

Topcareer.id – Perhatikan asupan yang masuk ke tubuhmu jika ingin membuat otakmu lebih mudah fokus, kuat dalam ingatan, lebih tajam, dan cerdas. Menurut National Institute on Aging, apa yang kita makan dapat secara langsung berdampak pada peradangan dan stres oksidatif dalam tubuh kita.

Dr. Uma Naidoo, seorang psikiater nutrisi, anggota fakultas di Harvard Medical School dan penulis “This Is Your Brain on Food,” berbagi tentang apa yang dia makan untuk mempertajam ingatannya, fokus, dan kesehatan otak secara keseluruhan.

1. Dark Chocolate

“Cokelat hitam ekstra penuh dengan antioksidan dan flavanol kakao yang membantu menjaga kesehatan sel-sel otak. Ini juga mengandung serat untuk membantu mengurangi peradangan otak dan mencegah penurunan kognitif,” kata Naidoo kepada CNBC Make It.

Sebuah studi tahun 2020 melihat bagaimana cokelat hitam dan cokelat putih dapat memengaruhi memori orang dewasa muda yang sehat. Peserta yang diberi cokelat hitam memiliki kinerja memori verbal yang lebih baik dua jam setelah mengonsumsi cokelat, dibandingkan dengan kelompok yang menerima cokelat putih.

2. Berries

“Berries dikemas dengan antioksidan, fitonutrien, serat, vitamin dan mineral,” kata Naidoo. Nutrisi ini membantu mempertahankan memori, dan kandungan seratnya membantu memberi makan mikroba di usus untuk mengurangi peradangan otak.

Dia menyarankan memilih dari bermacam-macam buah beri merah, biru dan hitam. Stroberi, misalnya, kaya akan flavonoid dan dapat membantu memperlambat penurunan kognitif; blueberry mengandung berbagai jenis flavonoid yang terkait dengan pencegahan stres oksidatif; dan blackberry adalah sumber antioksidan yang bagus, yang membantu kesehatan sel otak.

Baca juga: Dapat Jatah Lembur? Ragam Camilan Enak Ini Siap Menemani (Bagian 2)

3. Kunyit (dengan lada hitam)

Salah satu bahan utama dalam bubuk kari, kunyit mengandung senyawa yang disebut kurkumin, yang merupakan rahasia di balik manfaat meningkatkan otak.

“Kurkumin adalah zat anti-inflamasi yang kuat. Mengkonsumsinya, menurut penelitian, dapat membantu mengurangi gejala kecemasan dan menurunkan penurunan kognitif seiring bertambahnya usia,” kata Naidoo. Kunyit saja memang bagus, tapi khasiatnya bisa lebih kuat jika dipadukan dengan lada hitam.

4. Sayuran Hijau

“Sayuran hijau adalah makanan pokok dalam diet sehat otak karena mengandung folat, yang merupakan vitamin B yang mendukung perkembangan saraf dan fungsi neurotransmitter. Kekurangan folat telah dikaitkan dengan peningkatan gejala depresi serta penuaan kognitif,” jelas Naidoo.

Naidoo mengatakan sayuran berdaun favoritnya meliputi: arugula, dandelion hijau, bayam, Swiss chard, dan selada air.

5. Makanan fermentasi

Fermentasi melibatkan penambahan makanan ke kultur mikroorganisme yang kemudian memakan gula dalam makanan. Ini menciptakan produk lain, seperti asam laktat, yang dapat menghasilkan bakteri ramah usus.

“Kita memiliki apa yang disebut koneksi usus-otak. Jadi ketika kita makan makanan fermentasi dan meningkatkan kesehatan usus kita, kita juga dapat meningkatkan fungsi kognitif kita.”

Beberapa makanan fermentasi lainnya yang direkomendasikan Naidoo: Sauerkraut, Miso, Kombucha, kefir, dan yogurt.**(Feb)

Tinggalkan Balasan