Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Selasa, Januari 18, 2022
redaksi@topcareer.id
Tren

Maya Bay, Pantai yang Viral berkat Film ‘The Beach’ Kembali Dibuka

Dok/Bangkok Post

Topcareer.id – Thailand telah membuka kembali Maya Bay, pantai pasir putih yang terkenal dalam film Hollywood tahun 2000 “The Beach” yang dibintangi Leonardo DiCaprio.

Sudah lebih dari tiga tahun untuk memulihkan ekosistemnya akibat dari dampak masuknya ribuan pengunjung setiap hari.

Maya Bay dikelilingi oleh tebing setinggi 100 meter, terletak di pulau Phi Phi Leh di Laut Andaman dan hanya dapat diakses dengan perahu dari tempat terdekat seperti pulau Phuket atau Phi Phi atau daratan Krabi.

Pihak berwenang menutup seluruh Maya Bay untuk umum pada tahun 2018 dengan alasan terumbu karang dan area pantai telah rusak oleh aktivitas nonstop dari turis lokal maupun internasional.

Namun, memasuki tahun baru 2022, pantai tersebut dibuka kembali dan mengijinkan pengunjung untuk datang.

“Hiu telah kembali, terumbu karang tumbuh kembali, dan air pun telah menjadi jernih kembali,” kata Yuthasak Supasorn, gubernur Otoritas Pariwisata Thailand.

“Hal-hal ini menunjukkan bahwa alam akan sembuh jika kita memberikannya waktu, dan kita harus bekerja untuk menjaganya juga.” Tutur Supasorn

Untuk memastikannya tetap terlindungi, pihak berwenang mengatakan hanya maksimal 375 pengunjung yang diizinkan berkunjung pada satu waktu.

Aktivitas berenang masih akan dilarang untuk saat ini. Kapal hanya diizinkan berlabuh di lokasi di belakang teluk untuk menghindari kerusakan terumbu karang.

Baca juga: Ini Langkah Thailand terkait Platform Digital yang Kian Menjamur

Sebelum pandemi virus corona, pariwisata menyumbang sekitar 12% dari ekonomi Thailand, tahun 2019 tercatat 40 juta pengunjung pada pantai tersebut.

Tetapi pariwisata massal sering kali merugikan lingkungan di Thailand, pantai tropis yang dulu indah menjadi tercemar dan dipenuhi sampah.

“Teluk Maya itu indah, tempat yang luar biasa,” kata Manuele Panin, turis berusia 40 tahun dari Italia, yang sedang berkunjung.

“Saya pikir tidak apa-apa kalau selama ini ditutup untuk melindungi alam dan membiarkannya pulih dan pulih.” Tuturnya.**(Feb)

the authorRino Prasetyo

Tinggalkan Balasan