TopCareerID

Apa Perlu Melewatkan Kuliah Demi Buka Bisnis Sendiri?

Berwirausaha atau membuka bisnis sendiri bisa jadi cara yang bagus untuk memiliki financial freedom (kebebasan finansial).

Dok. Fashioners

Topcareer.id – Berwirausaha atau membuka bisnis sendiri bisa jadi cara yang bagus untuk memiliki financial freedom (kebebasan finansial). Tapi, ingat bahwa membangun bisnis yang sukses membutuhkan banyak waktu, kerja keras, dan ketekunan. Bagaimana dengan kuliah?

Mungkin kamu tahu memulai bisnis bisa saja dilakukan tanpa harus kuliah. Tapi apa benar melewatkan kuliah dan membuka bisnis sepenuhnya ide yang bagus?

Positif-negatif melewatkan kuliah untuk memulai bisnis

Setiap pilihan datang dengan pro dan kontra. Keputusan yang sama pentingnya dengan meninggalkan pendidikan formal memiliki beberapa keuntungan dan juga kerugian.

Kelebihan melewatkan kuliah untuk memulai bisnis

1. Pinjaman bisnis vs. pinjaman mahasiswa: Biaya kuliah mahal
Menyeimbangkan biaya pinjaman kuliah dengan kebutuhan untuk mendanai bisnismu setelah lulus bisa menjadi tantangan, setidaknya.

Masuk ke bisnis sendiri tanpa pinjaman mahasiswa mungkin terasa lebih masuk akal, terutama jika kamu tidak ingin pinjaman mahasiswa dan pinjaman bisnis dibayar kembali.

2. Kemampuan yang lebih baik untuk memanfaatkan momen

Katakanlah kamu harus memenuhi semua kebutuhanmu seorang diri tanpa bantuan orang lain. Dalam hal ini, menempatkan dirimu untuk full studi ke perguruan tinggi tidak akan membuka jalanmu untuk memenuhi kebutuhan itu.

Baca juga: Enggak Selamanya Gagal Itu Buruk, Ini Alasannya!

Menghindari kuliah, di sisi lain, memberimu semua waktu di dunia untuk menjadi yang pertama bertindak atas kebutuhan ini. Keberhasilan bisnis dapat dengan cepat menghasilkan, semua tanpa gelar.

Kontra melewatkan kuliah untuk memulai bisnis

1. Kurangnya pengetahuan teoretis atau hardskills

Umumnya ada dua cara untuk mempelajari keterampilan bisnis tertentu – melalui pengalaman langsung dan di ruang kelas.

Kamu mungkin kurang mendapatkan hal yang pertama, kecuali kamu tertarik pada bidang yang sangat khusus di mana kamu sudah bekerja di dalamnya. Itu berarti pendidikan perguruan tinggi mungkin satu-satunya caramu untuk mempelajari keterampilan tertentu yang diperlukan untuk sukses.

2. Kurangnya sertifikasi utama

Banyak sertifikasi yang dapat dimanfaatkan oleh pemilik bisnis di bidangmu hanya tersedia untuk orang-orang dengan gelar sarjana.

Pengecualian tentu ada, tetapi umumnya, sertifikasi yang memudahkan pencarian klien memerlukan pendidikan formal lengkap terlebih dahulu. Itu berarti melewatkan kuliah bisa menghambat penjualan.

3. Peluang jaringan yang terlewatkan

Teman sekelas bisa menjadi mitra bisnismu. Seorang profesor dapat menghubungkanmu dengan lulusan sebelumnya di bidang yang kamu minati. Kamu bisa bertemu klien masa depan di pameran pekerjaan sekolah. Tak satu pun dari akses ini ada jika kamu melewatkan kuliah.

Exit mobile version