TopCareerID

Presiden Minta BLT Migor Bisa Tersalurkan Sebelum Lebaran

Presiden Jokowi bagikan BLT migor di pasar angso duo jambi

Presiden Jokowi bagikan BLT migor di Pasar Angso Duo Jambi. (dok. Setpres)

Topcareer.id – Presiden Joko Widodo memberikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) minyak goreng (migor) kepada sejumlah pedagang kecil dan penerima di Pasar Rakyat Angso Duo Baru Jambi, Kamis (7/4/2022). Ia meminta agar bantuan itu bisa disalurkan kepada penerima setidaknya sebelum lebaran.

Presiden berharap BLT migor tersebut bisa membantu meringankan beban masyarakat, terutama untuk para pedagang kaki lima.

“Pagi hari ini saya datang ke Pasar Angso Duo di Kota Jambi, Provinsi Jambi, dalam rangka memberikan BLT Minyak Goreng sebesar Rp300.000 yang kita harapkan ini bisa meringankan, menyubsidi masyarakat utamanya para pedagang kaki lima yang berjualan gorengan,” kata Presiden dari keterangan resminya.

Presiden juga ingin agar bantuan serupa seperti BLT migor ini nantinya bisa diberikan tidak hanya di Provinsi Jambi, melainkan di seluruh Provinsi di Indonesia dan bias segera disalurkan.

“Tadi sudah kita berikan dan kita harapkan tidak hanya di sini saja, nanti di seluruh provinsi di Tanah Air, BLT minyak goreng bisa segera disalurkan. Saya sudah minta sebelum lebaran harus bisa diselesaikan, seminggu sebelum lebaran,” imbuhnya.

Baca juga: BPOM: 1.094 Produk Obat Tradisional Dan Suplemen Mengandung BKO

Bersamaan dengan pemberian BLT minyak goreng, Presiden Jokowi juga memberikan Bantuan Modal Kerja (BMK) sebesar Rp1,2 juta. Kepada penerima, Presiden menyampaikan agar BMK tersebut bisa digunakan sebagai tambahan modal usaha.

Dalam kesempatan tersebut, selain memberikan BLT minyak goreng dan BMK untuk penerima manfaat dari Program Keluarga Harapan, Presiden Jokowi dan Ibu Iriana juga membagikan Bantuan Langsung Tunai kepada para pedagang yang berjualan di pasar tersebut.

Pemerintah melalui APBN akan terus bekerja keras menjadi shock absorber menyerap semua gejolak yang terjadi, melindungi masyarakat, dan menjaga pemulihan ekonomi.

APBN tetap melanjutkan dan memperkuat dukungannya berupa perlindungan sosial untuk menjaga daya beli masyarakat dan kondisi ekonomi.

Exit mobile version