Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Monday, July 22, 2024
redaksi@topcareer.id
Covid-19Tren

Anak-Anak dan Remaja Boleh Mudik Tanpa Syarat Tes Covid

Anak-anak dan remaja boleh mudik tanpa syarat tes covid-19.Tes covid-19 untuk anak. Dok/Fatherly

Topcareer.id – Anak-anak dan remaja yang telah mendapatkan vaksinasi dosis kedua sekarang dibolehkan mudik tanpa harus menunjukkan hasil tes Covid-19, baik PCR maupun Antigen.

Seperti yang disampaikan oleh Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin bahwa keputusan tersebut diambil setelah pemerintah memperhatikan dinamika yang terjadi di masyarakat terkait kebijakan vaksin penguat (booster) sebagai salah satu syarat mudik.

“Kita memang mensyaratkan booster kalau tidak mau tes antigen atau PCR untuk mudik. Tapi booster ini kan hanya diberikan ke di atas 18 tahun ke atas. Jadi memang ada dinamika,” kata Menkes dalam keterangan persnya pada Senin (18/4/2022).

“Ini kalau anak-anak di bawah 18 tahun gimana? Mau di-booster juga belum boleh. Jadi akhirnya diputuskan oleh Bapak Presiden anak-anak, remaja, kalau mau mudik belum di-booster enggak apa-apa, enggak usah dites antigen,” tambah Budi.

Dengan keputusan ini, pemerintah berharap anak-anak dapat menikmati mudi bersama keluarga. Sekali lagi, syaratnya tetap dua dosis vaksinasi Covid-19.

Baca juga: AS Sebut Aplikasi PeduliLindungi Melanggar HAM, Ini Penjelasannya

Pada kesempatan tersebut, Menkes juga mengucapkan terima kasih kepada berbagai pihak baik TNI, Polri, BIN, dan pemerintah daerah yang turut bekerja keras menyukseskan program vaksinasi nasional.

Menurut Budi, hampir 200 juta masyarakat Indonesia telah mendapat suntikan vaksin dalam kurun waktu 15 bulan.

“Alhamdulillah sampai sekarang sudah 392 juta dosis vaksin diberikan ke 198 juta masyarakat Indonesia. Sudah hampir 200 juta dalam waktu 15 bulan. Ini pencapaian yang luar biasa,” ujarnya.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Ekon) Airlangga Hartarto mengungkapkan bahwa Presiden Jokowi memberikan catatan terkait kegiatan-kegiatan saat Lebaran.

Pemerintah mempersilakan halalbihalal diselenggarakan dengan protokol kesehatan yang ketat dan diimbau tanpa acara makan dan minum.

“Kegiatan halal bihalal diselenggarakan dengan protokol kesehatan dan diimbau untuk tidak ada makan minum, dan makan minum pun harus sesuai dengan jarak dan tempat,” jelasnya.

Leave a Reply