TopCareerID

Waspada Bunuh Diri Pada Remaja, Ini Yang Perlu Orang Tua Ketahui (Bagian 1)

Ilustrasi depresi. Dok/Beaches Recovery

Topcareer.id – Apakah anak remaja berisiko bunuh diri? Meskipun ada remaja yang kuat mental, namun ada beberapa faktor yang dapat membuat beberapa remaja lebih rentan daripada yang lain.

Pahami cara mengetahui apakah anak remaja mungkin ingin bunuh diri dan ke mana orang tua harus mencari bantuan dan perawatan.

Ketahui faktor risiko bunuh diri remaja, tanda-tanda peringatan dan langkah-langkah yang dapat diambil untuk melindungi mereka.

Mengutip mayo clinic, orang tua perlu mengetahui hal apa saja yang membuat anak remaja rentan bunuh diri dan apa tindakan preventifnya.

Bagian pertama dari artikel:

Apa yang membuat remaja rentan terhadap bunuh diri?
Banyak remaja yang mencoba atau mati karena menghabisi nyawa sendiri memiliki kondisi kesehatan mental.

Akibatnya, mereka mengalami kesulitan mengatasi stres masa remaja, seperti menghadapi penolakan, kegagalan, putus cinta, kesulitan sekolah, dan gejolak keluarga.

Mereka mungkin juga tidak dapat melihat bahwa mereka dapat mengubah hidupnya, dan bahwa menghabisi nyawa diri adalah respons permanen, bukan solusi untuk masalah sementara.

Apa faktor risiko bunuh diri remaja?
Seorang remaja mungkin merasa ingin bunuh diri karena keadaan kehidupan tertentu seperti:

Di AS, upaya untuk membunuh diri lebih sering terjadi pada remaja perempuan daripada laki-laki.

Tetapi anak laki-laki lebih mungkin meninggal karena bunuh diri daripada anak perempuan.

Baca juga: Tingkat Bunuh Diri Anak-Anak di Jepang Capai Rekor Tertinggi selama Pandemi

Apa saja tanda-tanda peringatan bahwa seorang remaja mungkin ingin menghabisi dirinya sendiri?

Exit mobile version