TopCareerID

Hadiri Temu Raya Alumni Prakerja, Jokowi Senang 12,8 Juta Peserta Raih Banyak Manfaat

Topcareer.id – Program Kartu Prakerja sukses memberikan manfaat pada12,8 juta pesertanya. Melihat capaian ini, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar ada acara untuk merayakannya.

Akhirnya pada hari Jumat (17/6/2022) digelar acara Temu Raya #KitaPrakerja di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Acara #KitaPrakerja dihadiri oleh 8.000 alumni Kartu Prakerja dari seluruh Indonesia, dipandu oleh host Ronal Surapradja dan Astrid Tiar.

Mendampingi Jokowi dalam acara tersebut, turut hadir Menteri Koordinator Bidang Perekonomian selaku Ketua Komite Cipta Kerja Airlangga Hartarto dan Kepala Staf Kepresidenan RI Moeldoko selaku Wakil Ketua Komite Cipta Kerja.

Tak keringgalan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah, Menteri Sekretaris Negara Pratikno juga hadir dalam acara ini.

Yang menarik perhatian kehadiran Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang memperoleh applause meriah dari para peserta yang hadir di SICC.

Baca juga: Terbukti banyak Manfaatnya, Jokowi Lanjutkan Program Kartu Prakerja hingga 2023

Dalam sambutannya, Jokowi mengapresiasi kontribusi anak-anak muda yang berkenan mengabdikan diri menjadi manajemen pelaksana (PMO) Kartu Prakerja seperti Direktur Eksekutif PMO Kartu Prakerja Denni Puspa Purbasari dan Direktur Operasi & Teknologi PMO Kartu Prakerja Hengki Sihombing.

“Saya tahu, ini mereka kerja kalau kerja di korporasi gajinya sudah di atas Rp150 juta. Tapi mau bergabung dengan PMO, yang gajinya tidak tahu hanya berapa. Saya malu mau menyebutkan, karena yang gaji pemerintah, mungkin sepertiga mungkin seperempatnya,” kata Jokowi.

Jokowi juga mengatakan bahwa Kartu Prakerja telah menerima pendaftaran hingga 115 juta orang.

Kemudian yang terverifikasi ada sebanyak 84 juta orang, dan Kartu Prakerja sejak programnya dimulai sejak awal pandemi April 2020 telah menyalurkan manfaat kepada 12,8 juta orang.

Jokowi bangga akan capaian ini dan menyampaikan bahwa angka ini besar sekali.

Menurutnya ini berarti sudah banyak orang Indonesia yang produktivitas dan skill-nya meningkat berkat program pelatihan dari Kartu Prakerja.**(Feb)

Exit mobile version