TopCareerID

Adakah Takaran Ideal Pemakaian MSG dalam Makanan?

Topcareer.id – Mungkin banyak dari kita setuju dengan pernyataan ini: “Makanan akan lebih enak jika ditambahkan MSG.” Tapi, Monosodium glutamat (MSG) telah mendapatkan reputasi buruk selama bertahun-tahun.

Banyak orang berpikir itu terkait dengan segudang masalah kesehatan dan efek samping, mulai dari mual, jantung berdebar dan sakit kepala hingga mati rasa, haus yang berlebihan, serta rambut rontok.

Apa yang berlebihan pasti tidak baik. Namun, apa pemakaian MSG akan tetap aman dalam jumlah sedikit? Berapa takaran untuk jumlah yang sudah berlebihan? Apakah ada takaran ideal penggunaan MSG?

Mengutip laman CNA Insider, konsumsi MSG dapat mempengaruhi kesehatan seseorang jika meningkatkan asupan natrium seseorang. MSG terdiri dari 78 persen glutamat, 12 persen natrium dan air.

Natrium dalam MSG juga dapat digolongkan sebagai jenis garam. Di pusat jajanan, pedagang bisa menggunakan MSG dan garam bahkan bersamaan.

Hidangan nasi goreng dengan setengah sendok teh table salt (hampir 1.000 mg natrium) dan satu sendok teh MSG (hampir 700 mg natrium) sudah mendekati batas natrium harian yang direkomendasikan yaitu 2.000 mg.

Baca juga: 10 Tips Thrifting Bagi Yang Ingin Belanja Hemat (Bagian 1)

Ada juga asupan MSG harian yang dapat diterima, pada 30 mg per kilogram berat badan, menurut evaluasi Otoritas Keamanan Makanan Eropa, kata presiden Asosiasi Nutrisi dan Diet Singapura Kalpana Bhaskaran.

“Itu menghasilkan 2,1 gram MSG per hari untuk orang yang beratnya sekitar 70 kg,” kata dia.

Bhaskaran mengatakan cara terbaik untuk membumbui hidangan adalah “secara alami”, dengan bumbu dan rempah-rempah. Dr Kalpana Bhaskaran telah menghabiskan puluhan tahun mempelajari makanan dan nutrisi.

“Jika kamu masih merasa ada yang kurang, daripada satu sendok teh garam, saya akan menggunakan satu sendok teh MSG,” sarannya, mencatat bahwa jumlah MSG yang sama hanya mengandung sepertiga dari kandungan natrium.

Kepala petugas medis Northeast Medical Group, Kelvin Goh setuju bahwa penggunaan MSG bisa menjadi “peluang” untuk makan lebih sehat. “MSG meningkatkan rasa gurih dalam hidanganmu dan … berpotensi mengurangi jumlah garam yang dibutuhkan,” katanya.

Exit mobile version