TopCareerID

Hei Mahasiswa, Ini 7 Tips Kerjakan Skripsi Agar Lulus Tepat Waktu

Ilustrasi

Topcareer.id – Untuk bisa lulus dari pendidikan S1, mahasiswa harus melewati yang namanya skripsi. Kadang, skripsi ini menjadi salah satu alasan mengapa mahasiswa membutuhkan waktu yang lama untuk lulus S1. Bagi mahasiswa yang ingin lulus tepat waktu, sebenarnya ada beberapa hal yang bisa dilakukan.

Dosen Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP UM Surabaya Suher menyebut, mahasiswa yang akan memulai mengerjakan skripsi harus penuh dengan persiapan agar dapat menghasilkan skripsi yang bagus dan mendapatkan nilai yang baik.

Dalam keterangan tertulis, Suher membagikan sejumlah tips mengerjakan skripsi agar lulus tepat waktu.

1. Memilih topik yang disukai

Suher mengajak mahasiswa agar memulai mengerjakan skripsi dengan perasaan senang. “Carilah topik yang disukai, sebab jika pada dasarnya mahasiswa sudah suka, maka setiap proses penulisan yang dijalani akan terasa lebih mudah,” kata Suher, dikutip dari laman resmi UM Surabaya, Jumat (2/12/2022).

Suher menyarankan agar mahasiswa menyiapkan beberapa topik, minimal ada lima yang disiapkan. Mematok 5 topik untuk persiapam sebagai antisipasi jika judul yang lain ditolak, sehingga masih banyak topik cadangan yang bisa diajukan ke dosen pembimbing.

2. Data yang valid

Data dalam skripsi merupakan satu hal yang wajib, karena suatu penelitian akan dianggap valid jika tersaji data di dalamnya. Ia menghimbau data yang dibutuhkan dalam skripsi tersedia.

“Ketika judul skripsi sudah ditentukan, carilah data dari berbagai sumber, bisa dari buku, jurnal, surat kabar, website atau data di lapangan. Pastikan semua data yang diambil memiliki sumber terpercaya dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Suher.

3. Memenuhi persyaratan

Ia menambahkan, mahasiswa semester akhir wajib membaca segala persyaratan dan panduan skripsi yang diterbitkan universitas. Misalnya, jumlah KRS yang harus dipenuhi, berapa kali pertemuan dengan dosen. Jika dalam penjelasan kurang bisa dipahami dengan jelas, mahasiswa bisa segera bertanya ke dosen atau pihak kemahasiswaan.

Baca juga: Pendaftaran Beasiswa Dokter Spesialis Dibuka, Nih Syarat Umumnya

4. Susun kerangka berpikir dengan jelas

Menurut Suher, kerangka berisi sistematika penulisan mulai dari latar belakang, rumusan masalah, tujuan, manfaat dan dasar teori. Suher menghimbau untuk membuat dalam bentuk bagan agar bisa lebih mudah dibaca.

“Tujuannya adalah sebagai panduan supaya mudah dalam penyusunan skripsi secara utuh, selain itu, juga membatasi pembahasan skripsi agar fokus dan tidak melenceng kemana-mana,” tutur dia.

5. Mengajukan proposal penelitian

Sebelum sidang skripsi, mahasiswa akan menuliskan proposal penelitian. Proposal penelitian ini akan dapat mengetahui apakah penelitian mahasiswa dapat dilanjutkan atau tidak. Dalam menuliskan proposal penelitian mahasiswa akan menuliskan bab 1 sampai 3. Sementara bab 4 dan 5 dilanjutkan setelah sidang proposal.

6. Perlakukan dosen pembimbing dengan baik

Kelancaran dalam mengerjakan skripsi juga dipengaruhi oleh dosen pembimbing. Kenali dan perlakukan dosen pembimbing dengan baik, salah satunya dengan menjadi mahasiswa yang aktif.

7. Buat target

Target yang dibuat oleh mahasiswa akan membantu mahasiswa dalam hal disiplin dalam menyelesaikan tugas dan tidak menyepelekan waktu.

“Jangan tunda-tunda dalam mengerjakan skripsi, pasalnya jika sekali menunda skripsi bisa menjadi kebiasaan menyepelekan yang berdampak negatif pada tugas akhir,” imbuh Suher.

Exit mobile version