TopCareerID

Punya Teman Kerja Narsistik? Hati-Hati, Jangan Lakukan 5 Hal Ini

Tempat kerja terbaik di Indonesia

Topcareer.id – Tidak mudah bekerja dengan seseorang yang merasa tidak bisa berbuat salah. Dan, itulah yang disebut narsistik. Menurut Mayo Clinic, narsisis memiliki “rasa penting mereka sendiri yang meningkat” dan “kebutuhan yang mendalam untuk perhatian dan kekaguman yang berlebihan.”

Kadang tidak sulit menemukan orang narsisis di sekeliling, misal di kantor. Apakah mereka menjadi tidak sabar saat tidak menerima perlakuan atau pengakuan khusus? Atau, apakah mereka secara konsisten membesar-besarkan pencapaian mereka dan tampak disibukkan dengan kekuasaan dan kemajuan.

Jika demikian, kamu mungkin bekerja dengan seorang narsisis. Jika kamu bekerja dengan orang seperti ini, berikut 5 hal yang harus dihindari saat berada di dekat rekan kerja yang narsistik:

1. Jangan menyebut mereka narsisis

Menyebut mereka narsisis (atau, menyebut nama secara umum) akan meningkatkan lingkungan emosional yang tidak perlu, yang akan memengaruhimu seperti halnya mereka. Ingatlah bahwa ketika seorang narsisis dipanggil, mereka secara alami akan melawan. Jangan mengundang perkelahian.

2. Jangan biarkan batasanmu turun

Mereka yang memiliki rasa harga diri yang meningkat secara alami juga sangat mementingkan diri sendiri. Mereka mungkin percaya bahwa mereka berada di atas aturan atau berhak menyerbu ruang pribadi mu. Jika mereka tidak menghormati ruang (atau waktu) pribadimu, bicarakan dan tetapkan batasan itu.

“Katakanlah kamu memiliki rekan kerja yang suka memarkir mobil besar mereka dengan cara yang membuatmu sulit untuk mundur. Mulailah dengan meminta mereka secara tegas, memastikan mereka memberimu cukup ruang. Kemudian, nyatakan konsekuensinya jika tidak menghormati keinginanmu,” tulis Healthline.

Baca juga: Masih Suka Bertele-Tele Saat Bicara? Lakukan 4 Cara Ini Biar Lancar Pas Interview

3. Jangan terlibat

Kecuali jika situasi muncul dengan sendirinya yang secara langsung memengaruhimu, jangan terlibat dengan drama seorang narsisis. Misalnya, jika mereka mengucapkan pujian mereka sendiri dalam sebuah rapat dan menerima pujian atas pekerjaan yang tidak mereka lakukan, biarkan mereka melakukannya. Orang lain dalam rapat mungkin akan mengenali betapa tidak pantasnya itu tanpa kamu harus mengucapkan sepatah kata pun.

4. Abaikan, tapi jangan dibiarkan

Kebanyakan orang narsisis berkembang pesat ketika orang-orang fokus pada mereka. Mereka menginginkan perhatian. Daripada mempermainkan kelemahan mereka, hindari dengan tetap objektif dan tenang. Ketika kamu pantas mendapatkan pujian, angkat bicara dan ambillah, tetapi tahan permusuhan lahiriah terhadap si narsisis.

5. Jangan menutup kemungkinan belajar dari mereka

Kita dapat belajar sesuatu dari semua orang di sekitar kita, meskipun yang kita pelajari adalah apa yang tidak boleh dilakukan. Amati perilaku mereka. Perhatikan bagaimana tindakan mereka memengaruhi rekan kerja dan organisasi secara keseluruhan. Jika kamu melihat beberapa dari perilaku ini dalam dirimu, berhentilah melakukan hal-hal itu.

Exit mobile version