TopCareerID

Antisipasi CASN Mundur Saat Seleksi, BKN Tambah Informasi Gaji di SSCASN

Kementerian PANRB sudah merilis nilai ambang batas SKD CPNS 2023.

Kementerian PANRB sudah merilis nilai ambang batas SKD CPNS 2023. (dok. Menpan RB)

Topcareer.id – Antisipasi CASN yang mundur karena alasan gaji tidak sesuai, Badan Kepegawaian Negara (BKN) menyiapkan fitur tambahan dalam portal SSCASN, yakni berupa penambahan detail informasi jabatan termasuk informasi gaji, yang dibuka pada seleksi CASN 2023.

Plt. Kepala BKN, Haryomo Dwi Putranto menyampaikan informasi jabatan yang dilamar itu akan memuat keterangan rinci mulai dari uraian tugas, kelas jabatan, informasi gaji yang diterima, sampai dengan jenjang jabatan.

Haryomo lebih lanjut mengatakan, penambahan keterangan informasi jabatan bagi pelamar ini untuk mengantisipasi peserta mengundurkan diri dengan alasan jabatan yang dilamar tidak sesuai dengan pekerjaan yang diingingkan atau penghasilan yang didapat tidak sesuai ekspektasi pelamar.

“Ada sejumlah alasan pengunduran diri peserta seleksi, salah satunya menyangkut ketidaksesuaian pekerjaan dan penghasilan dengan ekspektasi pelamar. Untuk itu BKN akan menyediakan keterangan rincian informasi setiap jabatan pada formasi yang dilamar,” kata dia dikutip siaran pers BKN, Senin (7/8/2023).

Baca juga: Pemerintah Buka Rekrutmen CASN Untuk 572.496 Formasi Mulai September

Terhitung selama pelaksanaan seleksi PPPK 2022, Haryomo menyebutkan bahwa terdata sebanyak 1.921 peserta seleksi mengundurkan diri dengan sejumlah alasan.

Ia menambahkan, selain alasan karena ketidaksesuaian pekerjaan dan penghasilan dengan ekspektasi pelamar, lokasi penempatan juga menjadi alasan pengunduran diri.

Untuk itu menurutnya pelamar diminta mempertimbangkan betul sebelum melakukan pendaftaran, baik dari aspek jabatan, lokasi, sampai dengan penghasilan.

Dengan adanya menu informasi jabatan ini, pelamar seleksi CASN 2023 akan dipermudah untuk mencari tahu mengenai rincian formasi yang akan dilamar.

Jelang pembukaan seleksi CASN 2023 yang dijadwalkan pada September mendatang, Haryomo juga mengimbau seluruh instansi pemerintah untuk memperhatikan dengan lebih detail tahapan seleksi administrasi agar jangan sampai ada pelamar yang dirugikan.

Exit mobile version