TopCareerID

KAI Minta Masyarakat Waspada Penipuan Bermodus Rekrutmen

Ilustrasi penipuan rekrutmen mengatasnamakan KAI.

Ilustrasi penipuan rekrutmen mengatasnamakan KAI.

Topcareer.id – Beberapa waktu terakhir, kembali muncul modus indikasi penipuan rekrutmen mengatasnamakan PT Kereta Api Indonesia (KAI). Penipuan itu berupa pesan berantai WhatsApp soal lowongan KAI yang dikirimkan melalui email.

Untuk itu, VP Public Relations KAI Joni Martinus mengingatkan kepada masyarakat agar waspada terhadap segala bentuk penipuan, termasuk modus rekrutmen KAI ini.

Bahkan modusnya bukan hanya satu. Modus indikasi lainnya, yakni adanya e-flyer terkait info terbaru 17 Oktober 2023 yang menyatakan adanya “Open Recruitmen Besar – Besaran di PT KAI” dengan menampilkan link tertentu selain link resmi KAI.

“KAI menyayangkan aksi tidak bertanggung jawab yang mengatasnamakan rekrutmen KAI. Masyarakat diharapkan lebih teliti dan kritis jika mendapatkan pesan berupa pengumuman rekrutmen, serta mengabaikan jika ada pihak-pihak yang menjanjikan dapat membantu meluluskan peserta rekrutmen,” kata Joni melalui siaran pers, dikutip Rabu (1/11/2023).

Lebih lanjut Joni menyampaikan bahwa KAI tidak pernah melakukan proses rekrutmen melalui surat menyurat, baik berkas yang dititipkan ke seseorang ataupun melalui email.

Baca juga: RUU ASN Tunggu Disahkan, Rekrutmen ASN Nantinya Bisa 3 Kali Setahun

“Di samping itu, KAI tidak memungut biaya apapun dari pelamar serta tidak pernah bekerja sama dengan agen perjalanan dalam proses seleksi pekerja,” ujarnya.

Ia mengingatkan kembali bahwa semua informasi rekrutmen KAI sepenuhnya menggunakan website resmi dengan alamat recruitment.kai.id atau media sosial resmi perusahaan @keretaapikita atau @kai121.

“Jika menemukan info rekrutmen yang tidak bersumber dari situs tersebut, masyarakat dapat mengabaikannya,” tegas Joni.

Bagi yang menemukan informasi meragukan, Joni mengimbau agar segera menghubungi Contact Center KAI melalui telepon di 121, WhatsApp 08111-2111-121, email cs@kai.id, atau media sosial KAI121 untuk mendapatkan informasi resmi tentang perusahaan.

“Kami juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak meneruskan atau menyebarkan pesan tentang pengumuman rekrutmen KAI yang terindikasi palsu tersebut,” tutup Joni.

Exit mobile version