TopCareerID

Xerox PHK Karyawan, Sebanyak 3.075 Staf Kena Imbas

Ilustrasi Xerox melakukan PHK terhadap ribuak tenaga kerjanya

Ilustrasi Xerox melakukan PHK terhadap ribuak tenaga kerjanya. (dok. Xerox)

Topcareer.id – Perusahaan penyedia perlengkapan fotokopi, Xerox, mengumumkan pada Rabu (3/1/2024), akan melakukan PHK terhadap 15% tenaga kerjanya. Langkah ini merupakan bagian dari rencana penerapan struktur organisasi dan model operasi baru.

Xerox, yang menawarkan pencetakan digital dan teknologi manajemen dokumen, memiliki sekitar 20.500 karyawan pada 31 Desember 2022, menurut pengajuan ke Komisi Sekuritas dan Bursa AS.

Berdasarkan angka tersebut, PHK tersebut akan berdampak pada sekitar 3.075 karyawan.

Menurut sebuah rilis yang dikutip CNBC, rencana rstrukturisasi perusahaan ini melibatkan penyederhanaan produk-produknya dalam bisnis pencetakan inti, meningkatkan efisiensi di seluruh layanan bisnis globalnya serta meningkatkan fokus pada IT dan layanan digital lain.

Baca juga: Spotify PHK Lagi, Giliran 1.500 Staf Kena Pangkas

Perusahaan asal Amerika ini mengatakan pihaknya juga mendesain ulang tim eksekutifnya untuk membantu menjalankan model baru tersebut.

″Peralihan ke model operasi unit bisnis merupakan kelanjutan dari prioritas eksekusi kami yang berfokus pada klien, serta prioritas eksekusi yang seimbang dan dirancang untuk mempercepat produk dan layanan, go-to-market, dan fungsi operasional perusahaan di seluruh wilayah geografis yang kami layani,” kata CEO Xerox, Steven Bandrowczak dalam rilisnya.

Xerox akan melakukan pemangkasan karyawan pada kuartal ini, menurut rilisnya. Perwakilan Xerox tidak memberikan komentar setelah rilis tersebut.

Exit mobile version