TopCareerID

Lazada PHK Massal Karyawannya di Pasar Asia Tenggara

Ilustrasi Lazada PHK massal karyawannya di Asia Tenggara. (Noval/Topcareer.id)

Ilustrasi Lazada PHK massal karyawannya di Asia Tenggara. (Noval/Topcareer.id)

Topcareer.id – Perusahaan raksasa e-commerce, Lazada, melakukan gelombang PHK terbarunya pada Rabu (3/1/2024) yang berdampak pada karyawan di pasar Asia Tenggara dari semua tingkatan.

Menurut laporan dari CNBC, jumlah karyawan yang terkena PHK bisa mencapai ratusan dan Singapura adalah negara yang paling terkena dampaknya.

Juru bicara Lazada di Singapura tidak mengkonfirmasi bahwa stafnya diberhentikan.

“Kami melakukan penyesuaian proaktif untuk mentransformasi tenaga kerja kami, untuk memposisikan diri kami dengan lebih baik dalam cara kerja yang lebih gesit dan efisien guna memenuhi kebutuhan bisnis di masa depan,” kata juru bicara Lazada, dikutip dari CNBC.

“Transformasi ini mengharuskan kami menilai kembali kebutuhan tenaga kerja dan struktur operasional kami untuk memastikan Lazada berada pada posisi yang lebih baik dalam mempersiapkan bisnis dan sumber daya manusia kami di masa depan,” tambah perusahaan tersebut.

Baca juga: Xerox PHK Karyawan, Sebanyak 3.075 Staf Kena Imbas

Berdasar dari beberapa sumber, PHK tersebut meluas ke hampir seluruh eksekutif level C di Singapura, Indonesia, Malaysia, Filipina, Thailand, dan Vietnam.

Menurut sumber CNBC, semua peran termasuk komersial, ritel, dan pemasaran akan terpengaruh oleh PHK, yang menurut sumber tersebut akan terjadi minggu ini. Beberapa karyawan telah menerima undangan rapat dari perusahaan tetapi belum mendapatkan rinciannya, kata mereka.

Lazada menjadi anak perusahaan Alibaba Group setelah raksasa teknologi Tiongkok mengakuisisi kendalinya pada tahun 2016. Perusahaan ini beroperasi di bawah Alibaba International Digital Commerce Group, yang juga mencakup AliExpress, Trendyol, dan Daraz.

Exit mobile version