TopCareerID

Citigroup Pangkas Tenaga Kerja, 20 Ribu Karyawan Kena PHK

Ilustrasi Citigroup PHK 10 persen tenaga kerjanya, atau sekitar 20 ribuan karyawan kena imbas.

Ilustrasi Citigroup PHK 10 persen tenaga kerjanya, atau sekitar 20 ribuan karyawan kena imbas. (Benjamin Girette/Bloomberg via Getty Images)

Topcareer.id – Perusahaan investasi dan jasa keuangan, Citigroup yang kini giliran memangkas 10% tenaga kerjanya sebagai upaya membantu meningkatkan hasil dan harga saham bank yang terkena dampak tersebut.

Menurut keterangan Citigroup yang berbasis di New York, PHK ini menyasar sekitar 20.000 karyawan. Meskipun tidak jelas berapa jangka waktunya, bank tersebut sebelumnya menggunakan istilah tersebut untuk menunjukkan jangka waktu tiga hingga lima tahun.

Citigroup memiliki sekitar 200.000 pekerja pada akhir tahun 2023, tidak termasuk operasinya di Meksiko yang sedang dalam proses pemisahan, menurut presentasi tersebut.

Menurut laman CNBC, CEO Citigroup Jane Fraser mengumumkan perombakan besar-besaran terhadap bank terbesar ketiga AS itu berdasarkan aset pada bulan September.

Perusahaan ini telah tertinggal dibandingkan perusahaan sejenis sejak krisis keuangan tahun 2008 karena para pendahulu Fraser tidak dapat mengendalikan pengeluaran dan merupakan bank dengan nilai terendah di antara enam bank terbesar di AS.

Baca juga: Lazada PHK Massal Karyawannya Di Pasar Asia Tenggara

Perusahaan tersebut telah melakukan beberapa gelombang PHK, dimulai dari lapisan atas bank, dan putaran PHK lainnya ditetapkan pada 22 Januari, menurut seseorang yang mengetahui masalah tersebut.

Bank-bank Amerika telah memangkas lapangan kerja sepanjang tahun lalu. Sementara, Citigroup merupakan perusahaan yang menonjol yang mempertahankan jumlah staf sekitar 240.000 orang sepanjang tahun 2023, termasuk operasinya di Meksiko.

Sementara, dalam catatan kaki presentasinya, Citigroup mengatakan pengurangan 20.000 pekerja bisa “sedikit lebih rendah” jika mereka memilih untuk menggunakan sumber daya internal dibandingkan fungsi outsourcing.

Mengingat prospek ribuan PHK lagi dalam beberapa tahun ke depan, beberapa karyawan Citigroup menggunakan waktu liburan atau cuti kesehatan mental untuk mencari posisi berikutnya, kata orang yang mengetahui masalah tersebut, yang menolak disebutkan namanya.

Exit mobile version