TopCareerID

Mentalitas dan Ketahanan Berbisnis Jadi Tantangan Pelaku UMKM

Ilustrasi UMKM Asia Tenggara.

Salah satu stan Pelaku Usaha Mikro yang menjual kerajinan berbahan bambu. Foto: Topcareer.id/Wulan

Topareer.id – Meski berbagai program telah digulirkan, tantangan tetap menjadi bagian yang harus dihadapi oleh pelaku UMKM. Salah satu kendala utama yang sering ditemui adalah kurangnya ketahanan mental dalam menghadapi tantangan dan risiko bisnis.

“Banyak pelaku UMKM yang tidak memiliki mental baja. Ketika mengalami kegagalan atau hambatan dalam usaha, mereka mudah menyerah,” ungkap Kepala Suku Dinas PPKUKM Jakarta Selatan Parulian Tampubolon kepada Topcareer.id, usai membuka acara Sosialisasi Manfaat Program BPJS Ketenagakerjaan dan Pelatihan Strategi Penjualan & Mengenal Risiko dalam Melakukan Kegiatan Usaha di Jakarta Selatan, Selasa (25/02/2025).

Untuk mengatasi tantangan-tantangan ini, Pemkot Jaksel rutin mengadakan sosialisasi dan motivasi bagi UMKM, termasuk menghadirkan pebisnis sukses agar dapat berbagi pengalaman dan memberikan inspirasi kepada pelaku usaha yang masih baru.

Baca Juga: Jurus Pemkot Jaksel Bikin UMKM Naik Kelas

Seperti hari ini Pemkot Jakarta Selatan melalui Suku Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM (PPKUKM) bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan Kebayoran Lama dan Lembaga Pelatihan Skills.id menggelar acara Sosialisasi Manfaat Program BPJS Ketenagakerjaan dan Pelatihan Strategi Penjualan & Mengenal Risiko dalam Melakukan Kegiatan Usaha di Cafe Fox, Jalan Cidodol Raya no.40 Jakarta Selatan.

“Acara ini bertujuan selain untuk memberikan pengetahuan tentang strategi penjualan juga untuk mengenalkan berbagai risiko dalam menjalankan usaha dan cara mengelolanya serta memberikan solusi praktis dalam menghadapi tantangan bisnis agar usaha tetap berkelanjutan.”ujar Account Representative BPJS Ketenagakerjaan Kebayoran Lama, Indra Wira.

Acara yang berlangsung salama 2 hari ini dihadiri sekitar 100 orang pelaku UMKM yang berasal dari Kecamatan Kebayoran Lama.

Peluang bagi Warga yang Ingin Memulai Usaha

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menciptakan platform Jakpreneur, sebuah program khusus yang membantu warga Jakarta untuk memulai dan mengembangkan usaha mereka.

“Bagi warga Jakarta Selatan yang ingin memulai usaha, kami mengundang mereka untuk bergabung dengan Jakpreneur. Pendaftaran bisa dilakukan secara online melalui www.jakpreneur.go.jakarta.id atau dengan datang langsung ke sekretariat UMKM yang ada di setiap kantor kecamatan,” jelas Parulian.

Program ini terbuka bagi berbagai kalangan, mulai dari ibu rumah tangga, lulusan SMK, hingga mereka yang terkena PHK dan ingin beralih menjadi wirausaha.

Selain dukungan dari Sudin PPKUKM, program ini juga melibatkan berbagai dinas lain, seperti Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) untuk pelatihan usaha berbasis pertanian, serta Dinas Ketenagakerjaan yang menyediakan pelatihan keterampilan seperti menyetir dan pelatihan untuk menjadi satpam.

Baca Juga: 2024, 30 Juta UMKM Ditargetkan ‘Go Digital’

Sementara, bagi pelaku usaha yang sudah memiliki bisnis yang berjalan, mereka didorong untuk melengkapi legalitas usaha agar bisa mengembangkan bisnis mereka lebih jauh, termasuk memasuki pasar ekspor.

“Kami sering mengadakan pelatihan ekspor bagi UMKM yang sudah mapan. Kami juga mengundang para pelaku usaha yang sudah sukses di pasar internasional untuk berbagi ilmu dengan mereka yang baru ingin memulai ekspansi bisnisnya,” pungkas Parulian.

Dengan berbagai program yang telah dijalankan, diharapkan UMKM di Jakarta Selatan dapat berkembang, bertahan, dan bersaing tidak hanya di pasar lokal, tetapi juga di tingkat nasional dan internasional.

Exit mobile version