Find Us on Facebook

Subscribe to Our Channel

https://www.youtube.com/@topcareertv1083

Tren

SPAI Kutuk Insiden Rantis Brimob Lindas Driver Ojol

Ilustrasi helm ojol. (Gambar dibuat dengan AI ChatGPT)

TopCareer.id – Serikat Pekerja Angkutan Indonesia (SPAI) mengutuk keras aksi rantis Brimob yang melindas seorang pengemudi ojol bernama Affan Kurniawan pada Kamis (28/8/2025) malam.

Selain itu, diketahui bahwa terdapat satu orang korban luka dalam insiden tersebut.

Lily Pujiati, Ketua SPAI melalui keterangan tertulisnya menegaskan bahwa Kapolri harus segera menghentikan tindakan represif anggotanya, sehingga tidak lagi jatuh korban.

“Kapolri untuk bertanggung jawab atas jatuhnya korban meninggal dunia dan luka-luka,” kata Lily.

Baca Juga: Kritik Menperin, KSPN Sebut Serapan Tenaga Kerja Tak Sebanding Angka PHK

“Atas tragedi ini kami mengimbau kawan-kawan ojol bersatu dan merapatkan barisan untuk terus mengawal kasus ini hingga tuntas dan diselesaikan secara adil,” ia menegaskan.

Masyarakat pun juga diminta untuk memantau perkembangan dari peristiwa ini, agar tidak lagi aksi kekerasan yang menimbulkan korban.

Koalisi Kecam Aksi Brimob Lindas Driver Ojol

Koalisi Ojol Nasional mengecam tragedi mobil rintis Brimob Polri yang melindas seorang pengemudi ojek online, di tengah aksi unjuk rasa pada Kamis (28/8/2025) malam.

Andi Kristiyanto, Ketua Presidium Koalisi Ojol Nasional meminta Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo untuk mengusut tuntas kejadian itu.

“Kami ikut berbelasungkawa atas kejadian wafatnya rekan ojol tersebut,” kata Andi dalam keterangan tertulisnya, dikutip Jumat (29/8/2025).

Baca Juga: Dirjen HAM: Pekerja Berhak Berserikat, Termasuk Wartawan

Ia menyebut seluruh ojol se-Indonesia berduka cita atas wafatnya Afan Kurniawan “atas tindakan keji dan tidak berperikemanusiaan oleh anggota Brimob Polri.”

“Mengecam keras dan mengutuk keras tragedi berdarah tersebut yang di duga di lakukan kelalaian oleh anggota Brimob Polri yang mengendarai mobil Barakuda Brimob Polri tersebut,” Andi menegaskan.

Koalisi juga meminta Kapolri memecat dan menghukum seberat-beratnya anggota Brimob Polri yang mengendarai Barakuda tersebut, yang berakibat pada hilangnya nyawa driver itu.

Leave a Reply