TopCareerID

Musim Hujan Melanda, Ini Tips Jaga Kesehatan Anak

Pneumonia pada anak-anak.

Ilustrasi penyakit pada anak saat musim hujan (Pexels)

TopCareer.id – Tak cuma orang dewasa, anak juga harus diperhatikan kesehatannya kala musim hujan melanda.

Menurut Gina Noor Djalilah, Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah (UM) Surabaya mengatakan, ada beberapa penyakit pada anak yang rentan muncul di musim hujan.

Beberapa penyakit tersebut seperti diare/gastroenteritis (kolera), influenza, demam berdarah, tifus, leptospirosis, hepatitis A, hingga penyakit kulit.

Dikutip dari laman resmi UM Surabaya, Senin (24/11/2025), gina mengungkapkan ada beberapa faktor yang menyebabkan tingginya kasus penyakit anak-anak saat musim hujan.

Di antara faktor tersebut termasuk tingkat kelembaban yang tinggi, berkurangnya paparan sinar matahari, dan banjir yang banyak membawa limbah dari sungai atau selokan.

Karena itu, ada beberapa tips yang dapat dilakukan orang tua, sehingga kondisi anak tetap sehat di musim hujan.

Baca Juga: Influenza Melonjak di Indonesia, Pakar UGM Ingatkan Ini

Pertama, orang tua harus selalu menyiapkan peralatan pelindung hujan. Peralatan pelindung hujan meliputi payung, jas hujan, dan sepatu hujan agar anak terhindar dari basah kuyup.

Menurut Gina, air hujan yang menggenang di jalan-jalan terkontaminasi dengan berbagai bakteri.

Kedua, tutuplah wadah penampungan air. “Nyamuk penyebab demam berdarah berkembang biak di air yang tergenang yang bersih,” kata dokter spesialis anak tersebut.

Kosongan atau tutup wadah penampungan air di sekitar rumah, untuk mencegah nyamuk berkembang biak di dalamnya.

“Hindari juga gigitan nyamuk dengan menggunakan obat anti nyamuk, memasang kasa anti nyamuk, dan sebagainya,” kata Gina.

Ketiga, jagalah kebersihan lingkungan. Ini penting untuk mencegah nyamuk dan hewan pembawa penyakit lainnya berkembang biak dan mengerumuni rumah.

Baca Juga: Kasus Flu Melonjak, Pakar Ungkap Ada Pengaruh Perubahan Iklim

Keempat, pastikan anak selalu mengonsumsi air bersih dan matang sempurna. Gina mengatakan, sejumlah penyakit seperti diare dan kolera bisa terjadi karena air yang terkontaminasi.

“Selalu pastikan anak minum air yang bersih dan aman untuk mencegah infeksi dan penyakit,” ujarnya.

Kelima, bimbing anak untuk mencuci tangan dengan benar, untuk membantu melindungi mereka dari kuman dan dan infeksi virus yang dapat ditularkan melalui berbagai cara.

“Langkah selanjutnya untuk mencegah anak sakit saat musim hujan tiba adalah dengan melakukan vaksinasi,” imbuh Gina.

Gina juga menyarankan anak untuk vaksinasi, sebagai salah satu cara terpenting dalam menjaga sistem kekebalan tubuh anak. Bicarakan dengan dokter tentang imunisasi yang tepat bagi buah hatinya.

Tidak lupa, berikan asupan makanan yang sehat dan bergizi seimbang kepada buah hati untuk meningkatkan imunitasnya.

Baca Juga: Puncak Musim Hujan Mulai Tiba, Waspada Bencana!

Asupan makanan yang bernutrisi seimbang dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh anak. Di sini termasuk makanan yang mengandung makronutrien (karbohidrat, protein, lemak) dan micronutrient (Zn, Fe, mg).

Apabila sistem kekebalan tubuh anak meningkat, mereka akan tetap terlindungi dari penyakit-penyakit yang berkaitan dengan musim hujan.

Selain itu, orang tua juga harus memastikan anak agar istirahat dengan cukup saat musim penghujan.

Kebutuhan tidur pada anak sangat penting untuk pertumbuhan, perkembangan, pembentukan nutrisi penting (internal), dan detoksifikasi dari bahan2 yang merugikan.

Kebutuhan istirahat anak yang cukup adalah 8 sampai 12 jam sesuai usia. Tidur berguna untuk memulihkan seluruh sistem tubuh sehingga kebal terhadap virus maupun bakteri.

Lalu, jika anak sering bepergian dengan kendaraan umum, bertemu dengan orang banyak, dan polusi udara maka mereka perlu memakai masker untuk mengurangi risiko penularan dari orang lain dan bahan-bahan pencemar udara.

“Terakhir segera lakukan konsultasi apabila menemukan gejala dini dari anak,” pungkasnya.

Exit mobile version