TopCareer.id – Upaya pengembangan sumber daya manusia di sektor energi mendorong kerja sama antara Monash University, Indonesia dan PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) melalui program double degree khusus karyawan PLN
Program double degree 1+1 Monash University, Indonesia dan PLN tersebut baru-baru ini mendapat Victorian International Education Awards 2025 untuk kategori Excellence in Transnational Education and International Partnerships dari pemerintah negara bagian Victoria, Australia.
Program ini dirancang khusus bagi karyawan PLN, yang memadukan keahlian bisnis dan rekayasa teknis dalam jalur pendidikan terintegrasi.
Peserta menjalani satu tahun studi Master of Business Innovation di kampus Monash University, Indonesia, lalu melanjutkan satu tahun studi Master of Engineering di Monash University, Australia.
Baca Juga: Monash University Indonesia Luncurkan 3 Prodi S1, Demi Genjot Skill Tenaga Kerja RI
Melalui format studi terpadu di dua kampus ini, Monash membekali peserta dengan keterampilan inovasi, kepemimpinan, dan keahlian teknis yang relevan bagi kebutuhan industri energi masa depan.
“Program ini membuktikan bahwa kolaborasi internasional dengan visi jangka panjang dapat melahirkan pemimpin masa depan di sektor energi,” kata Matthew Nicholson, President and Pro Vice-Chancellor Monash University, Indonesia, mengutip siaran pers, Selasa (23/12/2025).
Penandatanganan nota kesepahaman Monash University, Indonesia dan PLN dilakukan sejak 22 Agustus 2023 lalu. Kemitraan strategis yang dibangun meliputi pendidikan formal, kursus singkat, lokakarya, dan riset bersama.
Kolaborasi ini secara langsung mendukung target nasional 51,6 persen bauran energi terbarukan pada 2030, sekaligus sejalan dengan komitmen Indonesia pada Paris Agreement, perjanjian iklim global untuk membatasi kenaikan suhu bumi dan menurunkan emisi demi menghadapi perubahan iklim.
Baca Juga: UI Buka Beasiswa Bagi Mahasiswa Korban Bencana
Pada 2025 akhir, sebanyak 30 peserta angkatan pertama program double degree akan menyelesaikan program di kampus Monash Clayton, Australia dengan hasil akademik yang membanggakan.
Menurut Yusuf Didi Setiarto, Direktur Legal dan Manajemen Human Capital, PT PLN (Persero) mengatakan, investasi karyawan bisa jadi cara untuk memperkuat daya saing.
“Bagi PLN, investasi pada kompetensi karyawan adalah fondasi untuk memperkuat daya saing,” kata Yusuf.
Karena itu, kemitraan dengan Monash dinilai memberikan landasan akademik dan praktis yang kokoh, untuk menghadapi tantangan energi di masa depan.
