TopCareer.id – Universitas Bakrie dan konsultan komunikasi Vero mengajak mahasiswa melihat dapur bukan sekadar tempat memasak, tetapi sebagai ruang kebersamaan dan pelestarian tradisi keluarga.
Kampanye ini menjadi bagian dari pembelajaran berbasis pengalaman yang melatih mahasiswa siap menghadapi dunia kerja, tak hanya mempelajari teori di kelas.
Kampanye bertajuk #KembaliKeDapur ini juga diadakan sebagai bagian dari proyek Ujian Akhir Semester (UAS) mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Bakrie.
Kampanye ini melatih mahasiswa siap menghadapi dunia kerja lewat pengalaman langsung, sekaligus mengajak generasi muda menghargai dapur sebagai ruang kebersamaan dan pelestarian tradisi keluarga.
Baca Juga: Menaker Ungkap 4 Peran Perguruan Tinggi untuk Tingkatkan Produktivitas Nasional
Proyek UAS ini berbentuk kampanye Public Relations terintegrasi yang menggabungkan tiga mata kuliah: Relasi Media, Produksi Konten Visual, dan Cyber PR.
Diah Andrini Dewi, Executive Account Director Vero Agency mengatakan, dalam praktik Public Relations, kreativitas harus berjalan beriringan dengan pemahaman yang mendalam terhadap konteks dan tujuan kampanye.
“Kampanye tidak hanya dituntut untuk menarik, tetapi juga relevan, memahami target audiens, serta memiliki tujuan yang jelas dan terukur,” kata Diah, mengutip siaran pers.
Lewat proyek ini, mahasiswa belajar merancang kampanye secara strategis sekaligus realistis dan berdampak, sebagaimana praktik yang diterapkan di industri.
Tema #KembaliKeDapur dipilih dengan mempertimbangkan fenomena generasi muda yang semakin bergantung pada makanan instan dan layanan pesan antar.
Kampanye ini mengajak mahasiswa memandang dapur sebagai ruang sosial yang menyimpan nilai kebersamaan, tradisi, dan identitas budaya, yang sering kali diwariskan lintas generasi.
Fery Farhati, Ketua TP PKK DKI Jakarta periode 2017–2022 menyebut, dapur punya peran penting dalam menjaga memori dan identitas keluarga.
Baca Juga: LinkedIn Ungkap 10 Posisi Kerja dan Industri Paling Diminati Lulusan Sarjana RI
“Dapur lebih dari sekadar tempat memasak, ia adalah ruang untuk melestarikan nilai, tradisi, dan cerita keluarga,” ujarnya.
Karena itu, momen Hari Ibu menjadi pengingat akan peran penting keluarga, khususnya ibu, dalam menjaga dan mewariskan nilai-nilai tersebut.
Pelaksanaan UAS ditutup dengan Project Showcase Presentation di Auditorium Universitas Bakrie, Jakarta.
Dalam kegiatan ini, mahasiswa mempresentasikan hasil kampanye mereka di hadapan pakar dan praktisi serta menerima masukan langsung sebagai bagian dari pembelajaran berbasis pengalaman.
Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah pengangguran lulusan pendidikan tinggi, mulai dari diploma hingga doktoral, mencapai lebih dari 1,01 juta orang pada Februari 2025, tertinggi dalam empat tahun terakhir.
Kondisi ini mendorong perguruan tinggi untuk memperkuat pembelajaran yang tidak hanya fokus pada teori, tapi juga pada pengalaman praktis yang relevan dengan kebutuhan industri.













