Find Us on Facebook

Subscribe to Our Channel

https://www.youtube.com/@topcareertv1083

Edukasi

Huawei Dorong Pendidikan Talenta Digital untuk Hadapi Kebutuhan Industri

Para undangan dan pemenang Huawei ICT Competition 2025 berfoto dalam gelaran upacara penghargaan untuk gelaran tahunan Huawei ICT Competition 2025 dan Huawei Teacher Summit 2025. (Huawei)

TopCareer.id – Pendidikan saat ini juga harus didorong agar bisa sejalan dengan kebutuhan industri, serta turut mengembangkan talenta digital di Indonesia.

Hal inilah yang diangkat dalam ICT Competition 2025 dan Teacher Summit yang digelar oleh Huawei Indonesia, di Huawei Innovation Centre, Jakarta pada Selasa (30/12/2025) lalu.

Acara ini memberikan penghargaan kepada kalangan akademisi, instruktur, dan mahasiswa berprestasi dari ekosistem Huawei ICT Academy, serta mendorong dialog tentang pendidikan yang selaras dengan industri dan pengembangan talenta digital Indonesia.

Gelaran ini mempertemukan para pemangku kepentingan utama, termasuk mitra akademik, instruktur, dan pemenang kompetisi dari seluruh Indonesia.

Lewat forum ini, Huawei mengangkat diskusi ke tingkat nasional, memastikan wawasan dari para pendidik dan peserta kompetisi berkontribusi pada upaya yang lebih luas untuk memperkuat sumber daya manusia digital Indonesia.

Baca Juga: Kemenperin Dorong Penguasaan Bahasa Mandarin ke SDM Industri RI

“Pendidikan tinggi harus melampaui kemampuan akademis dan fokus pada menghasilkan talenta adaptif yang menciptakan dampak nyata,” kata Beny Bandanadjaja, Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, mengutip siaran pers.

Said Mirza Pahlevi, Kepala Pusat Pengembangan Talenta Digital, Kementerian Komunikasi dan Digital menambahkan, dengan memasukkan Standard Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) ke dalam kurikulum/pembelajaran di institusi pendidikan, sangat penting untuk mempersiapkan talenta digital yang siap untuk memasuki dunia kerja/ dan industri.

“Didukung oleh standar dan regulasi keterampilan digital nasional, inisiatif ini membantu menjembatani antara kompetensi atau keterampilan yang dibutuhkan oleh dunia industri dan dunia kerja dengan kompetensi lulusan institusi pendidikan,” ujarnya.

Qianshihong, Chief of Strategy, Huawei Indonesia mengatakan, acara ini juga menandai tonggak penting dalam upaya kolektif mereka, untuk membina tenaga kerja masa depan yang tangguh dan adaptif.

“Dengan mengakui guru, siswa, dan universitas terbaik kami, dan dengan mengintegrasikan gelaran ini, kami menciptakan ekosistem yang merayakan keunggulan sekaligus mendorong inovasi dan pembelajaran TIK praktis,” ujarnya.

Baca Juga: Kata Pakar Unair Soal Potensi AI Gantikan Guru dan Dosen

Acara ini juga mengumumkan para pemenang ICT Competition Indonesia Final

Institut Teknologi Nasional Bandung (ITENAS) berhasil meraih Juara 1 pada Network Track, Cloud Track, and Computing Track, sementara Institut Teknologi Bandung (ITB) meraih Juara 1 pada Innovation Track.

Selain itu, sejumlah penghargaan khusus turut diberikan. Penghargaan Excellent Huawei ICT Academy Support Center (IASC) diberikan kepada Institut Teknologi Bandung (ITB), APTIKOM, dan Institut Digital Ekonomi LPKIA

Kemudian, penghargaan Excellent Huawei ICT Academy kepada Universitas Sumatera Utara dan Penghargaan Excellent Rookie ICT Academy kepada Universitas Putra Indonesia YPTK Padang.

Pada kesempatan yang sama, penghargaan Best Performance Teacher dianugerahkan kepada Pauzi Ibrahim Nainggolan dari Universitas Sumatera Utara dan Mochamad Fahru Rizal dari Telkom University.

Penghargaan Women in Tech Instructor juga diberikan kepada Marlindia Ike Sari dari Telkom University, sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka dalam pengembangan talenta digital dan inovasi yang inklusif.

Leave a Reply