TopCareerID

KRL Jabodetabek Layani 349 Juta Pengguna di 2025

Ilustrasi KRL Jabodetabek. (dok: KAI)

TopCareer.id – Pengguna Kereta Rel Listrik atau KRL Jabodetabek terus melonjak setiap tahunnya. Pada 2025, angkanya nyaris mencapai 350 juta.

Menurut PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI pada 2016 jumlah pengguna KRL Jabodetabek tercatat 280.586.407 orang dan meningkat menjadi 315.853.991 pengguna pada 2017.

Tren pertumbuhan berlanjut pada 2018 dengan 336.798.525 pengguna serta tetap terjaga pada 2019 dengan 336.274.343 pengguna.

Setelah pandemi, pemulihan berlangsung kuat dengan 217.964.892 pengguna pada 2022, meningkat menjadi 290.890.677 pengguna pada 2023, dan terus tumbuh pada 2024 dengan 328.153.923 pengguna.

Baca Juga: DPR Ingin KRL Diperpanjang hingga Karawang dan Cikampek

Pada 2025, layanan KRL urban Jabodetabek melayani 349.311.251 pengguna, melampaui capaian sebelum pandemi.

Dikutip dari siaran pers, Rabu (14/1/2026), frekuensi perjalanan harian juga meningkat stabil. Tahun 2015, angkanya mencapai 881 perjalanan per hari, meningkat menjadi 926 perjalanan pada 2017 dan 978 perjalanan pada 2019.

Lalu sejak 2022, frekuensi berada di atas 1.000 perjalanan per hari, dengan 1.100 perjalanan pada 2023 dan 1.063 perjalanan per hari di tahun 2025.

“Pertumbuhan pengguna dan frekuensi perjalanan yang konsisten menunjukkan peran strategis KRL dalam menjaga kelancaran mobilitas masyarakat Jabodetabek,” kata Anne Purba, Vice President Corporate Communication, KAI.

Anne menegaskan, kesiapan sarana menjadi faktor utama agar kualitas layanan dapat terus terjaga.

Baca Juga: Stasiun Jatake Siap Beroperasi Awal 2026

Anne menambahkan, penguatan sarana akan memperkuat ketepatan waktu perjalanan, kenyamanan pelanggan, serta keandalan operasional secara berkelanjutan.

“Dengan volume perjalanan harian yang tinggi, penguatan sarana KRL menjadi bagian penting dalam memastikan layanan transportasi massal tetap siap mendukung aktivitas masyarakat dari hari ke hari,” tambahnya.

Sebelumnya, dalam peresmian Stasiun Tanah Abang baru November 2025, Presiden Prabowo Subianto juga telah menyetujui pengadaan 30 rangkaian KRL, sekaligus meningkatkan alokasi anggaran menjadi Rp 5 triliun.

“Penguatan sarana KRL akan memastikan layanan transportasi rel urban tetap andal, nyaman, dan mampu mendukung produktivitas masyarakat serta pertumbuhan kawasan Jabodetabek secara berkelanjutan,” kata Anne.

Exit mobile version