Find Us on Facebook

Subscribe to Our Channel

https://www.youtube.com/@topcareertv1083

Info Beasiswa

Beasiswa IASP 2026 Buka Pendaftaran, Dosen Bisa Kuliah S3 di Austria

Ilustrasi beasiswa. (Pexels/RDNE Stock project)

TopCareer.id – Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) membuka pendaftaran beasiswa Indonesia – Austria Scholarship Programme (IASP) tahun 2026.

IASP merupakan beasiswa pendidikan jenjang doktor di perguruan tinggi Austria dan diperuntukkan bagi dosen tetap pada perguruan tinggi di bawah pembinaan Kemdiktisaintek.

Baca Juga: Kemenpora-LPDP Buka Beasiswa Keolahragaan, Cek Cara Daftarnya

Mengutip pengumuman Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kemdiktisaintek, berikut syarat dan ketentuan mendaftar IASP:

  • Berstatus dosen tetap pada perguruan tinggi di bawah pembinaan Kemdiktisaintek;
  • Memiliki Nomor Induk Dosen Nasional (NIDN) atau Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK);
  • Memiliki surat izin dari pemimpin perguruan tinggi asal (untuk dosen PTN) dan/atau dari Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti Wilayah masing-masing (untuk dosen PTS);
  • Belum memiliki gelar doktor dan tidak sedang menempuh pendidikan jenjang doktor (on-going);
  • Memiliki sertifikat kemampuan bahasa Inggris dengan ketentuan skor minimal, yaitu: TOEFL iBT 90; atau TOEFL ITP 550; atau IELTS 6,5, yang masih berlaku (maksimal dua tahun terakhir);
  • Mempunyai usulan penelitian (research proposal) 5-10 halaman yang telah disetujui calon pembimbing/supervisor di perguruan tinggi Austria. Usulan penelitian tersebut harus memuat unsur-unsur sebagai berikut:
  1. deskripsi permasalahan yang jelas,
  2. kajian pustaka (termasuk referensi),
  3. hasil yang diharapkan,
  4. kontribusi terhadap riset di Austria dan/atau Indonesia,
  5. metodologi (desain penelitian, pertanyaan penelitian/hipotesis, metode riset, rencana kerja dan linimasa penelitian, dan
  6. daftar publikasi peneliti (jika ada) atau kualifikasi yang diperlukan untuk melakukan penelitian yang diusulkan.
  • Usia maksimal 35 tahun (pada tanggal 31 Desember tahun pendaftaran);
  • Memiliki CV dalam bahasa Inggris;
  • Memiliki dua buah surat rekomendasi akademik berbahasa Inggris (contoh: dari pembimbing magister atau atasan langsung);
  • Memiliki paspor yang masih berlaku (minimal 1 tahun);
  • Memiliki Letter of Acceptance (LoA) yang masih berlaku dan tidak bersyarat (unconditional) dari perguruan tinggi tujuan atau dari calon pembimbing/supervisor di perguruan tinggi tujuan; – 2 –
  • Memiliki ijazah dan transkrip nilai pendidikan program magister (dalam bahasa Inggris) sesuai aslinya;
  • Sehat jasmani dan rohani, dibuktikan dengan surat keterangan dokter rumah sakit pemerintah; dan
  • Pelamar yang berstatus suami/istri dan memiliki bidang keilmuan yang sama, tidak diperkenankan melamar pada perguruan tinggi yang sama dan/atau dibimbing oleh supervisor yang sama.

Pendaftaran bisa dilakukan di laman https://kualifikasidikti.kemdiktisaintek.go.id melalui menu beasiswa Indonesia-Austria Scholarship Programme (IASP), paling lambat 1 Maret 2026.

Informasi lebih lanjut terkait beasiswa bisa dicek pada laman https://grants.at/en/ atau menghubungi administrator beasiswa luar negeri Direktorat Sumber Daya melalui email: bln.dikti@kemdiktisaintek.go.id

Leave a Reply