Find Us on Facebook

Subscribe to Our Channel

https://www.youtube.com/@topcareertv1083

Info Lowongan Kerja

Cara Biar Tak Ketipu Rekrutmen Palsu

Ilustrasi lowongan kerja. (Gambar oleh Adrian dari Pixabay)

TopCareer.id – Informasi soal rekrutmen atau lowongan kerja banyak dicari, seiring dengan makin dibutuhkan pekerjaan di Indonesia.

Namun, kebutuhan ini akan pekerjaan ini juga dimanfaatkan oleh pihak-pihak jahat yang mencoba mencari keuntungan dengan lowongan kerja palsu.

Biasanya, oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab menggunakan identitas figur publik hingga perusahaan besar, untuk mengincar data pribadi atau uang korban.

Salah satu perusahaan yang namanya kerap dicatut dalam penipuan lowongan kerja sendiri adalah Pegadaian.

“Informasi rekrutmen palsu perusahaan besar memang sangat banyak berseliweran, terutama di media sosial,” kata Direktur Human Capital PT Pegadaian Tribuana Tunggadewi, dalam laman resminya.

Tribuana pun meminta masyarakat untuk berhati-hati terhadap informasi rekrutmen yang mengatasnamakan Pegadaian.

“Pegadaian sendiri tidak pernah memungut biaya apapun selama proses rekrutmen, tidak bekerjasama dengan travel manapun,” kata Tribuana.

Ia mengatakan, informasi soal rekrutmen Pegadaian dapat dilihat di situs resmi pegadaian.co.id, LinkedIn PT Pegadaian dan akun Instagram @pegadaian_id.

Tips Hindari Rekrutmen Palsu

Agar tetap aman dalam mencari pekerjaan, berikut beberapa tips mengidentifikasi dan menghindari rekrutmen palsu:

  • Cek sumber informasi

Perusahaan profesional akan menggunakan website dan media sosial resmi perusahaan dalam mengumumkan informasi rekrutmen.

Begitu juga informasi melalui email, perusahaan akan menggunakan domain resmi, seperti: hrd@[namaperusahaan].co.id.

  • Abaikan jika meminta sejumlah uang

Proses rekrutmen yang sah tidak memungut biaya apapun selama proses rekrutmen berlangsung.

Pada beberapa kasus, penipu biasanya menggunakan modus biaya reservasi tiket pesawat atau hotel melalui agen travel fiktif, bahkan menjanjikan pergantian biaya (reimbursement).

Baca Juga: Awas, Ada Lowongan Kerja Palsu Mengatasnamakan Jobstreet

  • Perhatikan kualitas penulisan

Surat panggilan kerja dari perusahaan profesional disusun dengan tata bahasa rapi dan detail.

Waspada jika dalam informasi tersebut banyak kesalahan ketik (typo), penggunaan tanda baca seperti tanda seru atau huruf kapital berlebihan, format surat yang buram seperti hasil tempelan atau fotocopy,

Pertanda lain yang harus diwaspadai seperti foto perusahaan dengan seragam yang sudah tidak digunakan, dan penempatan logo perusahaan yang tidak wajar seperti memakai logo lama, warna logo berbeda, atau bentuk logo melebar.

  • Riset lokasi dan kontak perusahaan

Penipu sering kali menggunakan alamat kantor yang tidak jelas atau fiktif.

Gunakan google maps untuk verifikasi alamat tersebut, dan cek nomor kontak menggunakan aplikasi pengecekan nomor telepon untuk memastikan apakah nomor tersebut resmi, atau terindikasi penipu.

Baca Juga: Kerap Sasar Lulusan Baru, BNI Minta Masyarakat Waspada Lowongan Kerja Palsu

  • Jangan tergiur gaji yang tidak masuk akal

Waspadalah jika sebuah posisi menawarkan gaji yang jauh diatas rata-rata pasar untuk pengalaman minimal, penipu kerap menggunakan angka besar untuk memancing korban agar mengabaikan logika.

  • Perhatikan proses tahap rekrutmen yang terlalu cepat

Calon karyawan pada perusahaan profesional akan melalui beberapa tahap seleksi.

Beberapa tahap tersebut seperti administrasi, tes kemampuan teknis, psikotes, Leaderless Group Discussion (LGD), wawancara, hingga tes kesehatan, sesuai dengan kebutuhan calon karyawan bagi perusahaan.

Jika menemukan kejanggalan pada informasi dan proses rekrutmen, calon karyawan perlu waspada agar terhindar dari modus penipuan tersebut.

Jika ada dugaan rekrutmen mencurigakan yang mengatasnamakan Pegadaian, masyarakat bisa menghubungi kanal informasi dan pengaduan resmi Pegadaian ke Call Center 1500-569 atau WhatsApp PEVITA di nomor 0811-1-1500569.

Leave a Reply