TopCareerID

Menkes Ungkap Rencana CKG di Tempat Kerja

Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin menyebut nyamuk dengan bakteri Wolbachia bisa turunkan insiden kematian DBD.

Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin menyebut nyamuk dengan bakteri Wolbachia bisa turunkan insiden kematian DBD. (dok. Setkab)

TopCareer.id – Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan rencana perluasan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) untuk lingkungan tempat kerja atau perkantoran pada tahun 2026.

Hal ini diungkap Menkes Budi dalam rapat kerja bersama Komisi IX DPR RI di Jakarta, Senin (19/1/2026).

“Percepatan yang ingin kita lakukan adalah kita ingin menerbitkan Instruksi Presiden, supaya mulai tahun ini tidak hanya Kemenkes saja yang bergerak, tapi Kemendagri, Kemnaker mulai bergerak,” kata Budi.

Ia mengatakan, jika sebelumnya CKG hanya dilakukan di Puskesmas dan sekolah, tahun ini pemerintah merencanakan untuk memperluas cakupannya ke tempat kerja.

Baca Juga: Menkes Ingin Naikkan Usia Harapan Hidup Orang Indonesia

“Tahun ini kita melakukan di tempat kerja, termasuk DPR Republik Indonesia gitu. Kita ukur. Dan saya lagi usul ke Bapak Presiden, boleh enggak agak dikompetisikan,” kata Budi.

Dia mencontohkan, dirinya ingin melihat apakah Kementerian Kesehatan tempatnya bekerja benar-benar lebih sehat ketimbang kementerian lain, seperti Kementerian Keuangan.

“Dengan demikian kita bisa memastikan semua anggota DPR kita sehat, semua karyawan-karyawati kita sehat, PNS kita sehat,” imbuhnya.

Kemenkes mencatat, hingga 29 Desember 2025, jumlah kehadiran peserta CKG menembus 70 juta orang.

Baca Juga: 51 Juta Warga Sudah CKG, Orang Dewasa Banyak Kena Obesitas

Berdasarkan Daily Report CKG per 29 Desember 2025 pukul 22.15 WIB, tercatat 70.292.151 peserta hadir dari total 73.128.356 pendaftar, atau setara 96,12 persen.

Capaian tersebut didominasi oleh CKG Umum dengan tingkat kehadiran mencapai 96,97 persen.

Dari 47.393.692 pendaftar, sebanyak 45.957.044 orang tercatat hadir dan memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang disediakan pemerintah.

Sementara itu, CKG Sekolah juga menunjukkan partisipasi tinggi. Dari 25.734.664 pendaftar, sebanyak 24.335.107 peserta hadir atau setara 94,56 persen.

Exit mobile version