Find Us on Facebook

Subscribe to Our Channel

https://www.youtube.com/@topcareertv1083

Lifestyle

Musim Hujan, Jaga Diri dari 3 Penyakit Ini

Ilustrasi cuaca ekstrem hujan. (Gambar oleh gaborszoke dari Pixabay)

TopCareer.id – Saat musim hujan, tubuh jadi rentan terkena berbagai macam penyakit. Masalah kesehatan tentu saja dapat mengganggu aktivitas dan produktivitas sehari-hari.

Menurut Firman, Dosen Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMSURA) mewanti-wanti masyarakat agar waspada terhadap tiga jenis penyakit yang sering muncul di musim hujan.

Penyakit pertama adalah infeksi saluran pernapasan akibat virus influenza. Gejalanya bisa ringan hingga berat seperti flu, bersin-bersin, sakit tenggorokan, demam, sakit kepala, hingga batuk.

Ia menjelaskan, virus bisa menular melalui air liur atau droplet dari orang yang terinfeksi. Saat muncul gejala bersin atau batuk, virus influenza akan terbawa oleh percikan air liur dan droplet.

“Saat itulah bisa terjadi penularan, jika droplet terhirup atau terpapar pada orang lain,” kata Firman, dikutip dari laman resmi UMSURA, Jumat (30/1/2026).

Penyakit kedua yang harus diwaspadai adalah demam berdarah yang disebabkan oleh gigitan nyamuk Aedes aegypti. Nyamuk ini biasanya sering muncul di musim hujan.

Pemicunya adalah kondisi tempat-tempat berair dan lembab yang menjadi sarang nyamuk dan tempat mereka berkembang biak.

Baca Juga: Tak Cuma ISPA, Ini Penyakit Lain yang Wajib Diwaspadai Saat Musim Hujan

Firman menjelaskan, yang menjadi vektor penyakit demam berdarah adalah Aedes aegypti betina.

Aedes aegypti jantan dan betina memiliki tampilan yang berbeda. Nyamuk jantan punya antena berbulu lebat dan tidak mengisap darah, namun hanya mengisap cairan tumbuhan atau sari bunga.

Sementara, nyamuk betina tidak memiliki antena berbulu lebat namun dia menghisap darah terutama yang paling disukai adalah darah manusia.

Ini karena nyamuk betina membutuhkan zat besi dan kandungan lainnya pada darah manusia, untuk mempercepat proses pematangan sel telur agar cepat menetas.

Firman mengatakan, byamuk Aedes aegypti bisa menggigit berulang kali. Saat mereka menggigit, dia memasukkan air liur yang terdapat virus dengue ke dalam tubuh manusia.

Dalam proses itulah infeksi dimulai hingga menyebabkan penyakit demam berdarah.

Penyakit ketiga adalah diare, gangguan pencernaan yang ditandai dengan feses encer saat Buang Air Besar (BAB) lebih dari tiga kali dalam sehari.

Baca Juga: Kerja di Kantor Saat Musim Hujan, Lakukan 10 Tips Ini

Diare sering terjadi karena konsumsi makanan yang terkontaminasi kuman, bakteri, atau parasit.

Meski penyakit yang sering terjadi di masyarakat, Firman mengingatkan agar tidak meremehkan masalah ini, apalagi pada balita yang dapat menimbulkan situasi darurat.

Kehilangan banyak cairan akibat diare bisa membuat seseorang mengalami syok hipovolumik yang ditandai dengan kesadaran menurun, tekanan darah turun secara drastis dan denyut nadi melemah.

Karena itu, biar tubuh tetap sehat di musim hujan, jagalah kebersihan terutama dengan sering mencuci tangan memakai sabun dan air mengalir.

Selain itu, hindari kontak langsung dengan orang yang sedang mengalami flu dan batuk. Jangan lupa lakukan strategi menguras, menutup, mendaur ulang dan menabur bubuk abate, untuk mencegah nyamuk berkembang biak.

“Dan terakhir konsumsi makanan bergizi buah dan sayur untuk menjaga sistem kekebalan tubuh,” pungkasnya.

Leave a Reply