TopCareerID

CKG Sasar Pekerja, Driver Ojol Ikut Cek Kesehatan

Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi meninjau pelaksanaan CKG di Grab Excellence Center, Jakarta, Selasa (11/2/2026). (Dok: Kemenkes)

TopCareer.id – Pemerintah mulai memperluas cakupan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) ke kalangan pekerja, demi meningkatkan produktivitas masyarakat.

Salah satu CKG di kalangan pekerja telah dilakukan di lingkungan ojek online, pada Selasa (11/2/2026), di Grab Excellence Center, Jakarta.

Dalam kunjungannya, Wakil Menteri Transmigrasi (Wamentrans) Viva Yoga Mauladi menegaskan deteksi dini penyakit kronis sangatlah penting, demi mencegah penurunan kinerja akibat gangguan kesehatan, serta menekan potensi absensi dan biaya pengobatan jangka panjang.

“CKG adalah tanggung jawab negara untuk menyehatkan seluruh masyarakat, dari bayi hingga lansia, termasuk pekerja,” kata Viva Yoga, mengutip laman resmi Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Senin (16/2/2026).

Baca Juga: Menkes Ungkap Rencana CKG di Tempat Kerja

Dalam peninjauannya, Viva Yoga menyoroti pendekatan preventif dalam Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang dirancang untuk menjaga pekerja tetap sehat dan produktif.

Sepanjang 2025, program ini diklaim sudah menjangkau 70 juta peserta di seluruh Indonesia. Kemudian pada tahun 2026, target peserta ditingkatkan menjadi 130 juta jiwa.

Perluasan CKG ke berbagai lokasi seperti kantor, sekolah, dan pusat pelatihan, ditujukan agar masyarakat, termasuk pekerja dengan mobilitas tinggi, lebih mudah mengakses layanan skrining.

Pemeriksaan di Grab Excellence Center sendiri menyasar ratusan mitra pengemudi, dengan skrining termasuk pernapasan dan kanker serviks.

Baca Juga: Pekerja Gig Masih Hadapi Kerentanan

Pemeriksaan disesuaikan dengan risiko aktivitas harian pengemudi ojek online di jalan, sebagai upaya mencegah penyakit kronis seperti hipertensi dan diabetes yang kerap menghambat produktivitas kerja.

Yoga menambahkan, jika ditemukan indikasi penyakit, peserta akan langsung dirujuk ke fasilitas kesehatan terdekat dan dipantau perkembangannya.

Mekanisme ini diharapkan mendorong kesehatan menjadi gaya hidup dan budaya masyarakat, yang akhirnya meningkatkan kualitas hidup serta mendukung pertumbuhan ekonomi nasional, melalui produktivitas yang lebih baik.

“Kami telah menyosialisasikan CKG kepada ribuan mitra dan berencana mengadakan pemeriksaan rutin di lokasi kerja, sehingga pekerja dapat kembali beraktivitas tanpa kekhawatiran terhadap kondisi kesehatannya,” kata Chief of Public Affairs Grab Indonesia, Tirza Reinata Munusamy.

Exit mobile version