TopCareer.id – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengintegrasikan platform lowongan kerja milik mereka, Karirhub, dengan sejumlah job portal swasta.
Hal ini bertujuan agar masyarakat bisa menghemat waktu dengan mengakses lowongan dari berbagai sumber dalam satu platform, tanpa harus berpindah aplikasi atau situs.
Selain itu, langkah ini dinilai bisa membantu pencari kerja mengurangi risiko penipuan lowongan kerja palsu.
“Karirhub menjadi pintu masuk yang memudahkan pencari kerja,” kata Sekretaris Jenderal Kemnaker Cris Kuntadi dalam keterangan pers Biro Humas Kemnaker, Jakarta, dikutip Senin (16/2/2025).
Dia mengatakan, dengan cara ini informasi lowongan kerja akan makin terpusat, sumbernya jelas, dan lowongan yang ditampilkan diverifikasi oleh Pusat Pasar Kerja Kemnaker agar masyarakat lebih terlindungi.
“Selain itu, pelamar bisa memilih jalur melamar yang paling praktis sesuai skema integrasi yang tersedia,” ujarnya.
Baca Juga: Paragon Buka Lowongan Kerja Management Trainee, Cek Kualifikasinya
Kerja sama dijalankan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman dengan job portal mitra dan mulai dirintis sejak Agustus 2025 oleh Menaker Yassierli.
Sejauh ini, ada total delapan platform lowongan kerja swasta yang terintegrasi dengan Karirhub Kemnaker.
Empat job portal yang sudah terhubung dan bisa diakses di Karirhub untuk sekarang adalah HiredToday, Toploker, Redy, dan Glints. “Empat job portal lainnya masih dalam tahap proses integrasi sistem,” kata Cris.
Agar publik mudah mengenali asal informasi, lowongan dari portal mitra yang tampil di Karirhub (karirhub.kemnaker.go.id) dilengkapi penanda/logo sumber pada tampilan lowongan.
Dengan begitu, pencari kerja dapat mengetahui asal informasi secara jelas saat memilih lowongan kerja.
Menurut Cris, Kemnaker sudah mempersiapkan dua skema integrasi. Pertama dengan full integrasi, yaitu lowongan tampil di Karirhub dan pencari kerja bisa melamar tanpa berpindah platform.
Baca Juga: BCA MT Program 2026 Batch 1 Buka Pendaftaran, Simak Syaratnya
Dengan persetujuan pengguna, data lamaran dikirimkan ke perusahaan lewat job portal mitra, lalu proses rekrutmen mulai seleksi awal, wawancara, hingga keputusan akhir diterima atau ditolak dikelola oleh perusahaan di job portal mitra.
Status proses rekrutmen dapat dipantau secara otomatis melalui Karirhub. Skema full integrasi ini telah diterapkan pada job portal HiredToday.
Skema kedua yaitu semi full integrasi. Lowongan dari job portal mitra tetap tampil di Karirhub. Namun pencari kerja yang ingin melamar akan diarahkan ke situs job portal masing-masing untuk melakukan registrasi dan proses lamaran.
Di skema ini, Karirhub menjadi segai media publikasi lowongan kerja, sedangkan seluruh proses rekrutmen dilakukan sepenuhnya di platform job portal mitra. Skema ini sudah diterapkan pada Toploker, Redy, dan Glints.
“Ke depan kerja sama ini akan terus diperluas dan diperkuat agar akses masyarakat terhadap informasi lowongan kerja yang terpercaya semakin mudah, sekaligus membuka lebih banyak pilihan peluang kerja lintas sektor,” kata Cris.
