Find Us on Facebook

Subscribe to Our Channel

https://www.youtube.com/@topcareertv1083

Tren

Perusahaan China Ini Izinkan Karyawan Cuti 10 Hari Kalau Lagi Tidak ‘Happy’

cuti bersama libur lebaran 2022.Ilustrasi cuti

TopCareer.id – Sebuah perusahaan ritel di Tiongkok mengizinkan karyawannya ambil cuti jika sedang tidak bahagia atau merasa kurang happy.

Kebijakan ini diterapkan sejak 2024 lalu oleh pengelola supermarket dan department store, Pang Donglai.

Menurut pendiri perusahaan Yu Donglai, karyawan boleh meminta tambahan 10 hari cuti saat dirinya sedang merasa tidak happy.

“Saya ingin setiap karyawan punya kebebasan,” kata Yu di acara Supermarket China Week pada Maret 2024, dikutip dari Asia One, Rabu (18/2/2026).

“Setiap orang memiliki saat-saat ketika mereka tidak bahagia. Jadi, jika Anda tidak bahagia, jangan datang bekerja,” imbuhnya.

Baca Juga: China Tetapkan Libur Imlek Terpanjang

Karyawan harus diizinkan untuk menentukan waktu istirahat mereka sendiri dan mengambil waktu agar lebih tenang di luar pekerjaan.

“Cuti ini tidak dapat ditolak oleh manajemen. Penolakan adalah pelanggaran,” Yu menegaskan.

South China Morning Post melaporkan, perusahaan memang dikenal memperkenalkan tunjangan karyawan yang memprioritaskan work-life balance.

Beberapa tunjangan tersebut meliputi: hanya bekerja tujuh jam sehari, libur akhir pekan, dan mendapatkan 30 hingga 40 hari cuti tahunan.

Baca Juga: Kebun Binatang China Buka Lowongan Beri Makan Macan, Gaji Rp 117 Juta

Pada tahun 2023, Yu bahkan mengecam para bos di Tiongkok yang mendorong jam kerja yang panjang.

“Memaksa karyawan bekerja lembur adalah tindakan tidak etis dan merampas kesempatan orang lain untuk berkembang,” ujarnya saat itu.

Pang Donglai didirikan pada tahun 1995 dan sudah memiliki lebih dari 30 gerai di Henan, Tiongkok.

Menurut Yu, dirinya tidak ingin perusahaannya menjadi raksasa. Namun bagi dia, kehidupan yang sehat para karyawannya jauh lebih penting, yang akan berujung pada perusahaan yang juga sehat.

“Kami tidak ingin menjadi besar. Kami ingin karyawan kami memiliki kehidupan yang sehat dan santai, sehingga perusahaan pun demikian,” katanya.

Leave a Reply