Find Us on Facebook

Subscribe to Our Channel

https://www.youtube.com/@topcareertv1083

Tren

Ada Perang Iran vs AS-Israel, Cek Hotline KBRI di Timur Tengah Jika Situasi Darurat

Kantor Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Riyadh, Arab Saudi. (Foto: Dok.KBRI Riyadh)

TopCareer.id – Serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel ke Iran dikhawatirkan berdampak pada keselamatan para Pekerja Migran Indonesia (PMI) dan Warga Negara Indonesia (WNI) di wilayah Timur Tengah.

Seperti diketahui, perang AS-Israel melawan Iran juga membuat sejumlah bandara di Timur Tengah ditutup.

Terkait hal ini Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Republik Indonesia mengimbau seluruh WNI di wilayah terdampak untuk tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, serta mengikuti arahan otoritas setempat.

WNI di wilayah terdampak juga diminta untuk menjaga komunikasi secara berkala dengan Perwakilan RI terdekat.

Selain itu, Kemenlu RI juga merilis beberapa nomor yang dapat dihubungi dalam situasi darurat.

Baca Juga: DPR Dorong Perluasan BPJS Ketenagakerjaan ke Pekerja Informal dan PMI

Dalam situasi darurat, WNI dapat menghubungi Hotline Direktorat Pelindungan WNI Kementerian Luar Negeri melalui nomor +62 812-9007-0027 atau Hotline Perwakilan RI sebagai berikut:

KBRI Riyadh: +966 569173990
KJRI Jeddah: +966 503609667
KBRI Abu Dhabi: +971 566156259
KJRI Dubai: +971 564170333 / +971 563322611
KBRI Doha: +974 44657945 / 44664981 / 33322875
KBRI Kuwait City: +965 97206060 / 97809760
KBRI Manama: +973 38791650
KBRI Amman: +962 779150407
KBRI Baghdad: +964 7769842020
KBRI Tehran: +98 9914668845 / +98 9024668889
KBRI Beirut: +961 70817310
KBRI Damaskus: +963 954444810

Baca Juga: Komdigi Tindaklanjuti 300 Laporan Loker Fiktif Sasar Pekerja Migran

WNI yang berencana melakukan perjalanan melalui atau transit di kawasan Timur Tengah juga diimbau untuk mempertimbangkan kembali rencana perjalanan dan menunda perjalanan hingga situasi lebih kondusif.

“Kementerian Luar Negeri bersama seluruh Perwakilan RI di kawasan akan terus memantau dan melakukan asesmen secara menyeluruh terhadap dinamika situasi keamanan, kondisi riil di lapangan, serta langkah-langkah penanganan yang sedang dan akan dilakukan guna menyikapi perkembangan situasi ke depan,” tulis Kemenlu.

Pada 28 Februari 2026, Israel dan AS melancarkan serangan gabungan terhadap berbagai target di Iran. Serangan udara menyasar beberapa target di Teheran, Isfahan, Qom, Karaj, dan Kermanshah.

Ali Khamenei, Pimpinan Tertinggi Iran, tewas dalam serangan di Teheran pada 28 Februari 2026.

Leave a Reply