TopCareer.id – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memprediksi sejumlah daerah yang akan jadi asal dan tujuan pemudik pada musim angkutan Lebaran 2026.
Badan Kebijakan Transportasi (BKT) memprediksi, pergerakan terbesar pemudik pada Lebaran 2026 berasal dari Jawa Barat sebanyak 30,97 juta orang, diikuti DKI Jakarta (19,93 juta) dan Jawa Timur (17,12 juta).
Sedangkan dari sisi tujuan, arus terbesar mengarah ke Jawa Tengah sebesar 38,71 juta orang, disusul Jawa Timur (27,29 juta) dan Jawa Barat (25,09 juta).
Baca Juga: Jasa Marga Buka Mudik Gratis 2026, Ini Cara dan Syarat Daftarnya
Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menambahkan, dalam survei yang sama juga tercatat bahwa prakiraan total pergerakan masyarakat selama masa Lebaran 2026 adalah 50,60 persen penduduk atau 143,91 juta orang.
“Hal inilah yang menjadi dasar kita bersama untuk tetap menyiapkan Angkutan Lebaran 2026 secara komprehensif,” kata Menhub Dudy di Kantor Pusat Kemenhub, Jakarta, Selasa (24/2/2026) malam.
Untuk level kabupaten-kota, asal perjalanan didominasi wilayah padat penduduk seperti Jakarta Timur, Kabupaten Bogor, dan Kabupaten Bekasi. Sementara, untuk daerah tujuan terkonsentrasi di kabupaten-kabupaten di Jawa Tengah.
Daerah asal pergerakan masyarakat Jabodetabek terbesar adalah Kabupaten Bogor dan Kabupaten Tangerang. Sementara itu, provinsi tujuan favorit masyarakat Jabodetabek adalah Jawa Tengah.
Baca Juga: Penumpang Angkutan Umum Naik 12,48 Persen di Nataru 2025/2026
Kemenhub juga mencatat, moda transportasi yang akan paling banyak dipakai yaitu mobil pribadi sebanyak 76,24 juta orang, diikuti sepeda motor (24,08 juta orang) dan bus (23,34 juta orang).
Untuk jalur yang digunakan, mayoritas pengguna mobil memilih jalan tol sebesar 50,63 juta orang, dan pengguna sepeda motor mayoritas memilih jalur alternatif selain jalur utama yaitu 8,65 juta orang.
“Kami mengimbau masyarakat untuk menggunakan transportasi umum, guna meningkatkan keselamatan, mengurangi kemacetan, serta menekan risiko kecelakaan karena mobilitas tinggi selama Lebaran,” kata Menhub.











