Find Us on Facebook

Subscribe to Our Channel

https://www.youtube.com/@topcareertv1083

Tren

Karier Perempuan di Dunia Teknologi Masih Hadapi Tantangan

TopCareer.id– Perjalanan karier bagi perempuan untuk mengisi peran kepemimpinan di sektor teknologi masih jadi tantangan.

Pernyataan ini disampaikan oleh Wendy Koh, Wakil Presiden Penjualan Asia Pasifik, Hitachi Vantara, jelang Hari Perempuan Internasional 2026 yang jatuh pada Minggu (8/3/2026).

Ia mengatakan, transformasi digital dan adopsi AI terus mengubah cara organisasi bersaing dan berkembang, serta meningkatkan fokus pada upaya menarik dan mempertahankan talenta terampil di industri teknologi.

“Meskipun semakin banyak perempuan memasuki sektor ini, mendukung mereka saat bertransisi dari peran karier menengah menuju posisi kepemimpinan masih menjadi tantangan yang berkelanjutan,” ujarnya, seperti dikutip dari keterangan tertulis.

Baca Juga: Wamendikti Ungkap Masih Ada Kesenjangan Gender di Bidang STEM

Situasi ini juga masih relevan di tengah pesatnya ekonomi digital Indonesia, di mana ekspansi digital yang cepat membuka peluang baru bagi pengembangan talenta dan pertumbuhan kepemimpinan.

Ia mengatakan bahwa selama saya memimpin tim regional, dirinya melihat bahwa mentoring saja tidak selalu berujung pada kemajuan karier.

“Banyak individu berbakat, khususnya perempuan yang sedang bertransisi menuju peran kepemimpinan, masih kurang terwakili bukan karena kurangnya kemampuan, tetapi karena peluang tidak secara aktif diciptakan untuk mereka,” katanya.

Baca Juga: Medsos dan Film Bisa Jadi Inspirasi Perempuan Terjun ke STEM

Padahal menurutnya, kemajuam yang bermakna terjadi saat para pemimpin mau membuka percakapan karier secara terbuka serta memberikan kepercayaan kepada individu, bahkan sebelum mereka merasa sepenuhnya siap.

“Sehingga mereka dapat melangkah ke peran yang lebih besar dan berkembang dengan bimbingan sepanjang perjalanan tersebut,” imbuhnya.

Karena itu, Wendy menilai bahwa para pemimpin punya peran penting dalam menciptakan lingkungan di mana setiap orang merasa didorong untuk menyampaikan pandangan mereka, mengembangkan kekuatan yang dimiliki, dan terus berkembang.

“Dengan demikian, organisasi dapat membangun tim yang lebih kuat dan tangguh untuk menghadapi masa depan,” pungkasnya.

Leave a Reply