Find Us on Facebook

Subscribe to Our Channel

https://www.youtube.com/@topcareertv1083

Tren

Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Batch 1 Diperpanjang hingga 24 Maret

Ilustrasi Kementerian Ketenagakerjaan (kemnaker.go.id)

TopCareer.id – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memperpanjang Program Pelatihan Vokasi Nasional Tahun 2026 Batch 1 hingga 24 Maret 2026.

“Kami memperpanjang masa pendaftaran agar lebih banyak masyarakat, khususnya para lulusan SMA/SMK/MA atau sederajat bisa memanfaatkan program ini sebaik-baiknya,” kata Darmawansyah, Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Kemnaker.

Sebelumnya, pendaftaran program ini akan ditutup pada 6 Maret 2026. Dengan perpanjangan ini, Kemnaker juga menyesuaikan tahap seleksi untuk Batch 1.

Mengutip laman resmi, Senin (9/3/2026), pendaftaran dibuka hingga 24 Maret 2026, dengan batas akhir pengisian asesmen Siap Latih pada 24 Maret 2026 pukul 23.59 WIB.

Proses seleksi dan wawancara calon peserta dijadwalkan pada 25 sampai28 Maret 2026. Kemudian, pengumuman peserta yang lolos dilakukan 29 Maret 2026, sedangkan kick off dan orientasi Program Pelatihan Vokasi Nasional Batch 1 tetap digelar pada 1 April 2026.

Baca Juga: Awas, Situs Skillhub Palsu Curi Data Pengguna

Program Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Batch 1 menyediakan kuota 20.000 peserta dan digelar di 21 Unit Pelaksana Teknis (UPT) Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas, 13 Satuan Pelayanan Kemnaker, serta beberapa UPT Daerah Balai Latihan Kerja di seluruh Indonesia.

Program ini terbuka bagi masyarakat berusia minimal 17 tahun yang telah memiliki akun SIAPkerja, dengan prioritas lulusan SMA/SMK/MA sederajat tahun 2023 hingga 2025.

Pendaftaran dilakukan melalui skillhub.kemnaker.go.id. Calon peserta diharuskan untuk terlebih dahulu membuat akun SIAPkerja, lalu mengikuti tahapan yang tersedia di sistem.

Nantinya, calon peserta akan mengis Asesmen Kecocokan Kerja, Asesmen Penilaian Diri/Self Potential Inventory (SPI), hingga memilih program pelatihan yang diminati.

Untuk Batch 1, bidang kejuruan yang tersedia antara lain Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), kewirausahaan, manufaktur, otomotif, pariwisata, dan konstruksi.

Sementara, program pelatihan yang ditawarkan antara lain Internet of Things (IoT), instalasi panel surya, pengelasan, pengoperasian mesin CNC, otomasi industri, kendaraan listrik, cyber security, digital marketing, smart farming, hingga pengolahan pangan industri, dan berbagai kejuruan lainnya.

Baca Juga: Karirhub Kemnaker Kini Terkoneksi Job Portal Swasta

Kemnaker juga mempersiapkan sejumlah fasilitas pendukung bagi peserta yang diterima.

Fasilitas yang diberikan meliputi pelatihan dan makan siang gratis, bantuan uang transportasi, perlindungan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) melalui BPJS Ketenagakerjaan.

Selain itu akan ada sertifikat pelatihan dari Balai Pelatihan dan Sertifikat Kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Fasilitas asrama juga tersedia sesuai kriteria dan ketersediaan.

“Lulusannya tidak hanya mendapatkan sertifikat, tetapi juga kompetensi yang siap pakai di dunia kerja. Kami mendorong masyarakat untuk segera mendaftar sebelum batas waktu yang telah ditentukan,” kata Darmawansyah.

Ia pun berharap tambahan waktu pendaftaran jadi momen agar informasi program menjangkau lebih luas, sehingga kuota 20.000 peserta dapat terpenuhi secara optimal.

Leave a Reply