TopCareer.id – Satu hingga tiga hari sebelum Lebaran tampaknya akan jadi waktu di mana banyak orang mulai melakukan perjalanan mudik.
Hal ini terungkap dalam Survei Pola Rencana Mudik Lebaran 2026 yang dilakukan Lembaga Survei KedaiKOPI.
Survei dilakukan secara daring melalui kuesioner yang disebarkan di internet terhadap 1.053 Warga Negara Indonesia berusia 17-55 tahun, pada 26 Februari hingga 7 Maret 2026.
“Arus pergi akan mulai ramai puncaknya di satu sampai tiga hari sebelum Lebaran, tapi sudah banyak juga yang melakukan mudik mulai dari hari ini,” kata Ashma Nur Afifah, Head of Researcher Lembaga Survei KedaiKOPI, Kamis (12/3/2026).
Dalam pemaparannya secara daring, responden yang mulai berangkat di 1-3 hari sebelum Lebaran mencapai 30,2 persen. Sementara, 28,2 persen berangkat pada 4-8 hari sebelum hari raya. Meski begitu, 21,4 persen sudah berangkat 7-10 hari sebelum Idulfitri.
Sementara terkait arus balik, 39,5 persen responden mengaku akan mulai kembali pada 4-6 hari setelah Lebaran. Selain itu, ada 23,8 persen yang H+1 hingga H+3, dan 23,1 persen yang kembali pada H+7 sampai H+10.
85,1 persen atau sekitar 895 responden berencana mudik tahun ini, dengan 73,2 persen di antaranya rutin melakukannya setiap tahun.
“Alasannya adalah kembali ke kampung halaman, di mana berkumpul dengan orang tua, keluarga, itu menjadi alasan yang cukup konsisten bagi hampir semua responden,” kata Ashma dalam konferensi pers online.
Namun, sekitar 15 persen responden menyebut tidak mudik dengan alasan yang beragam, termasuk faktor ekonomi (42 persen) hingga ingin berlibur di tempat lain (16 persen).






