Tren

50 Delegasi RI Siap Tampil di Pameran Industri Terbesar di Rusia

Ilustrasi SDM industri manufaktur.Ilustrasi SDM industri manufaktur. (foto: Kemenperin)

TopCareer.id – 50 delegasi industri Indonesia akan tampil di pameran industri terbesar kawasan Eurasia di Ekaterinburg, Rusia, pada tanggal 6 hingga 9 Juli 2026 mendatang.

Indonesia pun akan menghadirkan paviliun seluas lebih dari 1.500 meter persegi, menjadikannya sebagai salah satu paviliun terbesar di pameran bernama INNOPROM 2026 tersebut.

“Hubungan Indonesia dan Rusia di bidang industri memiliki pondasi yang kuat. Yang kami lakukan sekarang adalah memastikan fondasi itu berkembang menjadi kemitraan yang konkret dan berkelanjutan,” kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita.

Mengutip siaran pers, Rabu (24/6/2026), keikutsertaan ini menjadi langkah Indonesia untuk memperkuat kemitraan industri antara Indonesia dengan Rusia dan negara-negara di kawasan Eurasia, sekaligus membuka peluang investasi, kerja sama manufaktur, dan perluasan pasar ekspor produk industri nasional.

Baca Juga: Lewat Produk Natural, Seekers Kenalkan Potensi Vanili Jember

Adapun, paviliun Indonesia akan menampilkan lima sektor unggulan yaitu industri agro dan pengolaha pangan, industri kimia dan farmasi, manufaktur dan barang konsumsi, manufaktur lanjutan dan rekayasa, serta kawasan industri dan investasi.

Nantinya, paviliun ini akan jadi pusat penyelenggaraan business matching, forum bisnis bilateral, hingga pertemuan tingkat tinggi antara delegasi setingkat menteri dari kedua negara.

Pada 2025, nilai perdagangan bilateral antara Indonesia dan Rusia mencapai USD 1,876,370 ribu, sementara realisasi investasi Rusia di Indonesia tercatat sebesar USD 262,8 juta.

Indonesia hadir di INNOPROM 2026 dengan modal sebagai negara manufaktur terbesar di Asia Tenggara. Nilai Manufacturing Value Added (MVA) Indonesia telah mencapai USD 265 miliar dan menempatkan Indonesia pada peringkat ke-13 dunia.

Sementara itu, ekspor manufaktur nonmigas mencapai USD 147,9 miliar atau hampir 80 persen dari total ekspor nasional.

Baca Juga: Kemenperin Sebut Minat Generasi Muda Kerja di Industri Makin Tinggi, Ini Buktinya

Di sisi lain, total perdagangan Indonesia dengan kawasan EAEU tercatat sebesar USD 4,4 miliar sepanjang Januari–Oktober 2025 dan diproyeksikan terus meningkat seiring implementasi I-EAEU CEPA.

INNOPROM merupakan salah satu pameran dan forum industri paling berpengaruh di dunia.

Pada penyelenggaraan tahun sebelumnya, acara ini dihadiri lebih dari 48.000 pengunjung dari lebih dari 60 negara serta menghadirkan lebih dari 700 perusahaan dan delegasi internasional.

“Ekosistem industri Indonesia sudah cukup matang, dan momentum bilateral yang terbangun sejak akhir 2025 memberikan kami landasan yang kuat,” kata Direktur Jenderal Ketahanan, Perwilayahan, dan Akses Industri Internasional Kementerian Perindustrian, Tri Supondy.

Leave a Reply