Lifestyle

Bahaya Perawatan Oleh Dokter Kecantikan yang Tak Tersertifikasi

16Views

TOPCAREER.ID – Sepertinya perlu berhati-hati dalam memilih klinik kecantikan di tengah naiknya tren perawatan wajah dan kulit. Bahaya sekali jika salah memilih klinik kecantikan, apalagi ditangani oleh yang bukan ahlinya, seperti dokter yang tidak tersertifikasi. 

Klinik kecantikan yang baik tentu akan memiliki dokter estetik yang sudah memiliki izin praktik dan tersertifikasi sehingga memahami ilmu soal kecantikan secara mendalam. 

Dokter kecantikan di Sona Aesthetic, dr. Sona Sulistyo mengatakan bahwa klinik kecantikan yang tidak memiliki dokter bersertifikasi akan lebih berbahaya karena mereka kurang memahami beragam efek samping yang mungkin timbul dari perawatan kecantikan tersebut. 

“Kami (dokter kecantikan bersertifikasi) belajar soal itu (efek samping). Yang tidak tersertifikasi kurang mempelajari efek samping. Misal, perawatan peeling, jika cairan peeling berlebihan maka bisa mengalami hiperpigmentasi,” kata dr. Sona saat ditemui oleh TopCareer.id.

Hiperpigmentasi yang dimaksud merupakan salah satu kerusakan kulit, yang ditandai dengan munculnya bercak berwarna gelap pada kulit. Munculnya bercak gelap pada kulit ini disebabkan oleh penumpukan zat melanin. Kerusakan kulit ini tentu bisa membuat penampilan tak oke. 

Bahkan, perawatan seperti facial pun jika salah penganganan bisa membuat wajah jerawatan. Seperti yang disampaikan oleh dr. Sona bahwa faktor harga dan lokasi juga berpengaruh dalam hal kualitas klinik kecantikan. 

“Ada klinik itu facial cuma Rp35 ribu, mempertimbangkan juga bahan yang dipakai, maskernya apa, nah kalau tidak steril jadi jerawatan, cost sama daerahnya juga pengaruh,” ujar dr. Sona.

Dokter yang tersertifikasi juga akan menggunakan alat-alat yang sudah teregister dari Kementerian Kesehatan dan paham penggunanaan serta efek yang ditimbulkan. 

Leave a Reply