TopCareerID

Scammer Merajalela, Waspadai Penipuan Lowongan Kerja

Topcareer.id – Maraknya pencarian kerja secara online membuat kita sulit untuk mendeteksi apakah tawaran pekerjaan yang datang pada kita asli atau palsu.

Para scammer belakangan semakin banyak menawarkan posisi palsu pada lowongan kerja. Mereka menargetkan pencari kerja yang rentan dan putus asa.

Lewat cara ini, scammer berniat mencuri identitas kita untuk kepentingan pribadi mereka. Seperti dikutip careeraddict.com, Selasa (24/09/2019). berikut beberapa ciri penawaran kerja palsu.

Penawaran terlalu menarik
Hati-hati terhadap penawaran lowongan pekerjaan yang sangat menarik. Para scammer akan menggoda kita dengan angka gaji. Jika ada tawaran pekerjaan dengan gaji fantastis sedangkan job desc-nya terlalu mudah, ini jelas penipuan. Jangan tanggapi dan segera hapus e-mailnya. Laporkan sebagai spam.

Job Description tidak jelas
Scammers mencoba membuat tawaran pekerjaan palsu mereka terlihat sah. Mereka membuat job desc yang sama konyolnya dengan gaji fantastis. Persyaratan pun sering tidak sesuai dengan posisi pekerjaan yang ditawarkan.

Tingkatkan kewaspadaan. Kita bisa memilih untuk mengabaikan tawaran ini atau meminta deskripsi pekerjaan yang lebih lengkap. Jika penawarannya palsu, kemungkinan besar kita menerima jawaban seperti, “jangan khawatir, pelatihan penuh akan diberikan.”

E-mail tidak professional
Jika menerima surat penawaran kerja dengan banyak kesalahan kapitalisasi, koma hilang (atau terlalu banyak), dan penuturan bahasa yang buruk, berhati-hatilah. Kalau ada lampiran, jangan dibuka. Kemungkinan berisi malware untuk menginfeksi komputer.

Wawancara online
Berkedok wawancara online, scammers sering memberi petunjuk tentang pengaturan akun e-mail untuk diam-diam mencuri identitas.

Perusahaan asli akan melakukan wawancara tatap muka langsung. Kecuali kita sedang berada di luar kota atau luar negeri. Mereka akan wawancara melalui obrolan video. Bukan dengan saling berbalas pesan melalui messenger online.

Tidak ada informasi kontak
Tanda lain penipuan ketika menerima surat adalah ketidakadaan informasi kontak, termasuk nomor telepon atau alamat perusahaan. Logo perusahaan juga akan terlihat blur atau berkualitas rendah.

Company profile tidak jelas
Sebelum menyetujui wawancara apa pun, lakukan riset. Jika perusahaannya terverifikasi, akan mudah menemukan informasi di situs web resmi mereka. Termasuk tentang berapa lama perusahaan itu terdaftar.

Beberapa scammer mencoba membuat situs web perusahaan palsu untuk meyakinkan kita sebagai korbannya. Jika menemukan informasi perusahaan baru terdaftar selama setahun, kita harus sangat berhati-hati.

Dikirim dari email pribadi
Tawaran pekerjaan asli akan dikirim dari email resmi perusahaan. Beberapa scammer membuat email dengan template mirip dengan perusahaan real, tetapi mungkin menyertakan tanda hubung yang kurang diperhatikan oleh beberapa orang. Telitilah dalam menerima e-mail tawaran pekerjaan.

Meminta informasi yang bersifat rahasia
Beberapa scammers akan meminta informasi rekening bank dengan alasan untuk mengatur autodebit gaji. Terkadang juga meminta untuk mengisi laporan kredit kita yang kemudian memberi mereka akses pada rincian perbankan kita.

Sebelum memasukkan informasi pribadi secara online, periksa keamanan situs webnya dengan melihat bilah alamat web. Alamat harus berupa ‘https: //’ sebagai tanda situs terdaftar.

Meminta untuk Membayar Sesuatu
Setelah menerima tawaran pekerjaan yang sangat menarik, tiba-tiba kita diminta membayar beberapa software untuk digunakan di tempat kerja. Jika ini scammer dari luar negeri, mereka akan meminta kita untuk membayar visa.

Salah satu dari kedua keadaan itu merupakan penipuan. Perusahaan sah akan menanggung seluruh biaya transfer atau perangkat lunak untuk calon karyawannya yang sudah diterima.

Kerja dari rumah
Tawaran bekerja dari rumah dan menghasilkan jutaan rupiah per hari itu tidak realistis. Sebagian besar scammer akan mengirim tawaran seperti ini dan mengharapkan kita untuk online pada messenger yang mereka tentukan selama jam kerja. Waspadalah terhadap bentuk penipuan ini.

Tawaran Pekerjaan bukan dari yang sudah dilamar
Salah satu tanda paling jelas dari tawaran palsu adalah kita tidak pernah melamarnya. Perusahaan asli tak akan mengirimkan tawaran kerja secara acak tanpa bentuk komunikasi apa pun.

Untuk memfilter jenis spam ini, jangan lupa mencatat perusahaan apa saja yang sudah pernah kita lamar. Sehingga kamu tak akan tertipu saat tawaran pekerjaan palsu datang kepadamu.

Editor: Feby Ferdian

Exit mobile version