Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Follow @topcareerid Instagram

SKILLS.ID

Saturday, November 23, 2019
redaksi@topcareer.id
Tren

Scammer Merajalela, Waspadai Penipuan Lowongan Kerja

Topcareer.id – Maraknya pencarian kerja secara online membuat kita sulit untuk mendeteksi apakah tawaran pekerjaan yang datang pada kita asli atau palsu.

Para scammer belakangan semakin banyak menawarkan posisi palsu pada lowongan kerja. Mereka menargetkan pencari kerja yang rentan dan putus asa.

Lewat cara ini, scammer berniat mencuri identitas kita untuk kepentingan pribadi mereka. Seperti dikutip careeraddict.com, Selasa (24/09/2019). berikut beberapa ciri penawaran kerja palsu.

Penawaran terlalu menarik
Hati-hati terhadap penawaran lowongan pekerjaan yang sangat menarik. Para scammer akan menggoda kita dengan angka gaji. Jika ada tawaran pekerjaan dengan gaji fantastis sedangkan job desc-nya terlalu mudah, ini jelas penipuan. Jangan tanggapi dan segera hapus e-mailnya. Laporkan sebagai spam.

Job Description tidak jelas
Scammers mencoba membuat tawaran pekerjaan palsu mereka terlihat sah. Mereka membuat job desc yang sama konyolnya dengan gaji fantastis. Persyaratan pun sering tidak sesuai dengan posisi pekerjaan yang ditawarkan.

Tingkatkan kewaspadaan. Kita bisa memilih untuk mengabaikan tawaran ini atau meminta deskripsi pekerjaan yang lebih lengkap. Jika penawarannya palsu, kemungkinan besar kita menerima jawaban seperti, “jangan khawatir, pelatihan penuh akan diberikan.”

E-mail tidak professional
Jika menerima surat penawaran kerja dengan banyak kesalahan kapitalisasi, koma hilang (atau terlalu banyak), dan penuturan bahasa yang buruk, berhati-hatilah. Kalau ada lampiran, jangan dibuka. Kemungkinan berisi malware untuk menginfeksi komputer.

Wawancara online
Berkedok wawancara online, scammers sering memberi petunjuk tentang pengaturan akun e-mail untuk diam-diam mencuri identitas.

Perusahaan asli akan melakukan wawancara tatap muka langsung. Kecuali kita sedang berada di luar kota atau luar negeri. Mereka akan wawancara melalui obrolan video. Bukan dengan saling berbalas pesan melalui messenger online.

Tidak ada informasi kontak
Tanda lain penipuan ketika menerima surat adalah ketidakadaan informasi kontak, termasuk nomor telepon atau alamat perusahaan. Logo perusahaan juga akan terlihat blur atau berkualitas rendah.

rinoprasetyo16@gmail.com'
the authorRino Prasetyo

Leave a Reply