Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Follow @topcareerid Instagram

SKILLS.ID

Thursday, November 21, 2019
redaksi@topcareer.id
Profesional

Alasan Utama Karyawan Resign dari Perusahaan

Topcareer.id – Setiap perusahaan ingin mempertahankan karyawan terbaik mereka selama mungkin, namun karyawan berprestasi sering kali justru yang memutuskan berhenti. Ini bisa mengganggu organisasi dan juga mempengaruhi orang-orang di tim mereka.

Melansir Forbes.com, Selasa (01/10/2019), jika perusahaan ingin karyawan terbaiknya tetap tinggal, sebaiknya perhatikan lebih dekat faktor berikut yang memengaruhi keputusan mereka untuk berhenti.

Terlalu banyak bekerja
Ini merupakan alasan utama karyawan berhenti, terutama yang berkinerja tinggi. Ketika perusahaan memiliki karyawan yang berkinerja tinggi, perusahaan terlalu mudah untuk memberi mereka pekerjaan tambahan. Perusahaan harus menemukan keseimbangan antara kerja ekstra dan kerja berlebihan. Tidak ada yang lebih membuat frustrasi bagi karyawan dengan kinerja tinggi daripada secara konsisten diberi pekerjaan ekstra karena rekan kerja mereka tidak dapat menyelesaikannya.

Mereka merasa kurang tertantang
Berperforma tinggi menjadi lepas ketika mereka sebagai karyawan top tidak ditantang di tempat kerja. Mereka berkembang dengan bekerja menuju tujuan dan didorong keluar dari zona nyaman mereka. Tetapkan sasaran untuk mereka capai dan mereka akan bekerja keras untuk mencapainya. Jangan biarkan mereka cepat bosan.

Mereka tertahan
Karyawan terbaik ingin dapat mengejar peluang dan mengeksplorasi ide-ide baru di tempat kerja. Seringkali gairah ini tertahan. Mereka malah disuruh untuk mengesampingkan ide-ide mereka dan hanya berfokus pada tugas-tugas yang perusahaan berikan. Ini merugikan mereka. Jika mereka tertahan mengembangkan ide dan kreativitas mereka, bisa jadi mereka merasa tidak tertantang dan menjadi tidak betah.

Tidak mendapat peluang berkembang
Untuk pengembangan karier bukan hanya tentang mempelajari keterampilan baru, ini tentang peluang untuk mengembangkan keterampilan mereka dan menerjemahkan keterampilan itu ke dalam peluang baru. Hanya karena mereka para karyawan terbaik dapat melakukan hal-hal dengan sempurna bukan berarti mereka tidak mencari peluang untuk belajar dan tumbuh. Beri mereka peluang peningkatan karier atau mereka akan pergi.

Tidak dihargai
Tidak ada yang lebih mematikan karyawan daripada merasa bahwa pekerjaan mereka tidak diakui. Untuk karyawan top, ini lebih penting karena mereka sering mengambil lebih banyak pekerjaan berisiko tinggi. Jika mereka sudah memberikan kotribusi maksimal namun tidak mendapatkan pengakuan, dua hal akan terjadi. Pertama, mereka akan berhenti berusaha memberikan yang terbaik. Dan kedua, mereka akan mulai mencari pekerjaan lain.

Mereka tidak mendapat kompensasi adil
Karyawan terbaik perusahaan merupakan individu yang sangat berbakat, terdorong, dan termotivasi. Jika mereka tidak diberi kompensasi secara adil, mereka akan mencari pekerjaan baru lebih cepat dari yang perusahaan bayangkan. Tidak adanya kompensasi yang adil juga mendorong mereka untuk mencari pekerjaan baru lebih cepat daripada karyawan lain, karena mereka merasa lebih percaya diri pada kemampuan mereka untuk mendapatkan pekerjaan. *

Editor: Ade Irwansyah

rinoprasetyo16@gmail.com'
the authorRino Prasetyo

Leave a Reply