TopCareerID

Sarkasme Tak Selalu Menyebalkan, Ini Manfaatnya!

Sumber foto: Bonobology

Sumber foto: Bonobology

Topcareer.id – Apakah kamu memiliki teman yang sarkastik? Meski terkadang sering membuat salah paham, mereka ternyata menampilkan lebih banyak kecerdasan daripada tipe kepribadian lainnya.

Sarkasme tidak selalu memiliki sifat buruk. Melansir huffpost.com, Selasa (19/11/2019), berikut beberapa bukti jika sarkasme bisa bermanfaat bagi orang di sekitarnya.

Sarkasme dianggap tanda kesehatan otak yang baik
Penelitian menunjukkan bahwa sedikit sarkasme bisa menjadi hal yang baik untuk mengetes fungsi kognitif. Ketidakmampuan untuk mendeteksi sarkasme mungkin merupakan tanda adanya masalah otak atau penyakit seperti demensia.

Para ilmuwan menemukan sarkasme hidup pada gyrus parahippocampal, bagian otak yang terkait dengan memori.

Membantu dalam memilih teman
Orang-orang yang sarkastik cenderung lebih sering membagikan komentar miring dengan orang yang mereka sukai. Ini membuat mereka terlihat dikelilingi dengan orang-orang yang menghargai selera humor mereka.

Baca juga: Wow, Lembur Ternyata Dapat Menyebabkan Kebotakan!

Pandai menunjukkan kasih sayang
Aku benci kamu = aku mencintaimu. Ini berlaku untuk seorang dengan selera humor yang tinggi. Orang sarkastik menunjukkan kasih sayang dengan cara yang agak menyindir. Apa yang dilihat orang sarkastik sebagai hal lucu, orang lain mungkin melihatnya sebagai permusuhan.

Membuatmu lebih kreatif
Sebuah studi menemukan peserta yang membuat komentar sarkastik bisa melakukan tes kreativitas dengan lebih baik. Studi ini juga menemukan bahwa sarkasme dapat memicu pemikiran abstrak seseorang.

Baca juga: Cara Profesional Hadapi Pengadu di Tempat Kerja

Mengerti cara mencairkan suasana
Bukan rahasia lagi bahwa sarkasme bisa sedikit mengesalkan. Namun, mereka yang memiliki selera humor yang baik tahu bahwa ucapan sarkas dari seorang sarkastik hanyalah humor untuk memecah suasana yang kaku.

Orang sarkastik berpikir pada level lain
Ada ungkapan umum bahwa “sarkasme merupakan bentuk akal terendah, tetapi juga bentuk kecerdasan tertinggi.” Itu mungkin benar.

Penelitian menunjukkan bahwa otak harus bekerja lebih keras untuk memproses pernyataan-pernyataan yang sarkastik. Ini bisa menyebabkan otak terlatih lebih tajam dalam memecahkan masalah.

Editor: Feby Ferdian

Exit mobile version