Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Follow @topcareerid Instagram

SKILLS.ID

Wednesday, December 11, 2019
redaksi@topcareer.id
Profesional

Seberapa Besar Pengaruh Cara Berpakaian di Tempat Kerja?

Dok. Fashioners

Topcareer.id – Banyak perusahaan startup yang kini membebaskan karyawannya dalam memilih pakaian untuk bekerja di kantor.

Riset menunjukkan, satu dari sepuluh orang berusia antara 18-28 tahun resign dari pekerjaannya karena perusahaan yang terlalu ketat memberlakukan aturan berpakaian. Kebanyakan mereka berasal dari sektor energi, sains, farmasi, serta IT.

Walaupun begitu, masih ada perusahaan yang mempertahankan kebijakan berpakaian untuk karyawannya.

Hal semacam ini menimbulkan pertanyaan tentang pengaruh pakaian terhadap kinerja karyawan. Mengutip grahamconsulting.co.nz, Kamis (21/10/2019), berikut ini penjelasannya.

Tradisional
Dalam beberapa lingkungan kantor tradisional atau korporat, pakaian kasual dinilai mempengaruhi pola pikir di tempat kerja. Pakaian kasual dianggap menyebabkan produktivitas berkurang karena membuat karyawan berada dalam mode santai.

Sebaliknya, pakaian formal bisa membantu karyawan merasa seperti memiliki peran penting dan lebih siap untuk menghadapi tantangan.

Coba pikirkan, jika kamu bertemu klien, apa yang akan mereka pikirkan tentangmu? Pakaian kasual memperlihatkan bahwa kamu tidak menganggap klien dengan serius.

Kasual
Dalam lingkungan perusahaan milenial yang lebih santai, pakaian kasual justru berfungsi sebagai pendorong produktivitas. Hal ini disebabkan argumen bahwa pakaian bisnis-kasual meningkatkan moral, meningkatkan kreativitas, serta memungkinkan pekerja merasa nyaman satu sama lain.

Banyak perusahaan mungkin mempertimbangkan kembali dress code mereka ke depan. Gerakan menuju pakaian kasual bisnis telah meningkat dalam beberapa tahun atau bahkan dekade terakhir.

Namun yang perlu diperhatikan, dress code bisnis-kasual bisa menjadi masalah bagi perusahaan. Jika berlebihan, karyawan bisa terlalu bebas mengenakan pakaian dan membuat perusahaan terlihat tidak profesional.

Jadi, pilih mana? Kasual atau formal?

Editor: Feby Ferdian

rinoprasetyo16@gmail.com'
the authorRino Prasetyo

Leave a Reply