Find Us on Facebook

Instagram Gallery

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Rabu, Januari 26, 2022
redaksi@topcareer.id
Tren

Ketua FBSI Berharap Cabor Breakdance Diperhatikan Pemerintah

Sumber foto: Vimbly.comSumber foto: Vimbly.com

Topcareer.id – Dari cabang Dance Sport nomor Break Dance Putri di SEA Games 2019 yang digelar di Philipina, Indonesia sejatinya menambah raihan medali emas melalui Dwi Cindy Desyana. Sayangnya, emas tersebut tidak dihitung sebagai medali untuk kontingen Indonesia.

Peraturan dari dewan olahraga menganggap bahwa cabor tersebut hanya bisa dihitung sebagai eksibisi, bukan kompetisi. Alasannya karena hanya diikuti oleh dua negara yakni Indonesia dan tuan rumah Philipina yang diwakili oleh Mahinay Debbie.

Cindy bersaing ketat dengan Debbie Mahinay. Duel keduanya yang berlangsung di Royce Hotel Pampanga, Philipina berakhir dengan kemenangan Cindy dalam skor 3-2.

Baca juga: Meski Raih Emas, Cabor Dancesport Tak Masuk Hitungan Medali

Dihubungi tim redaksi Topcareer.id, Ardiansyah “SollahRoc” Djafar Ketua Federasi Breaking Seluruh Indonesia (FBSI) yang juga pernah melatih Cindy, menyampaikan harapannya untuk cabor breakdance.

“Saya secara pribadi dan juga mewakili para atlit Breaking di Indonesia berharap pembinaan untuk Cabor DanceSport khususnya Breaking bisa mendapat perhatian lebih dari para pemangku kepentingan,” ujar pria yang melatih Cindy untuk ajang Asian Dance Sport Games di Jepang.

Ia juga menambahkan, Indonesia memiliki potensi yang sangat besar, terlebih menyambut perhelatan akbar Olimpiade yang rencananya akan dieksebisikan pada tahun 2020 di Olimapiade Tokyo dan dipastikan dipertandingkan di Olimpiade 2024 Paris.

“Walaupun prestasi sudah cukup banyak, namun dukungan masih sangat minim, beberapa kali kami ajukan audiensi juga masih belum dipenuhi. Tapi saya optimis tetap bisa banyak meraih medali jika pembinaannya sejak sekarang kita tingkatkan, masih ada waktu,” kata SollahRoc. *

the authorRino Prasetyo

Tinggalkan Balasan