TopCareerID

Hal-Hal yang Tidak Boleh Kamu Kenakan saat Penerbangan

Sumber foto: Cronista.com

Sumber foto: Cronista.com

Topcareer.id – Ada hal-hal yang wajib kamu bawa saat melakukan penerbangan, tapi ada juga yang tidak, bahkan meski demi fashion. Pastikan untuk selalu mengingat larangan ini karena ada hal-hal tertentu yang tidak ingin kamu kenakan di pesawat terbang.

Berikut beberapa di antaranya, seperti dalam laman Swirled.

Kaus kaki super ketat

Pakaian yang memotong sirkulasimu dapat menyebabkan pembekuan darah di udara. Cara yang baik untuk mengetahui apakah kaus kakimu terlalu ketat adalah melihat apakah kaus kaki yang kamu kenakan meninggalkan bekas atau tidak.

Jika ya, itu terlalu ketat. Pengecualian untuk aturan ini adalah kaus kaki kompresi, yang dibuat sangat ketat untuk meningkatkan sirkulasi dan bukan mencegahnya.

Jumpsuits

Kamar mandi pesawat itu kecil, bayangkan bagaimana jadinya jika harus buang air kecil di kamar mandi mengenakan jumpsuit saat turbulensi. Betapa ribetnya itu. Bantulah dirimu sendiri dengan tetap mengenakan pakaian sepasang.

Baca juga: Tips Pilih Kursi di Pesawat Agar Penerbanganmu Nikmat

Sepatu hak tinggi

Wahai pecinta sepatu hak tinggi, ketika kamu benar-benar berada di pesawat, saatnya untuk kembali pakai sepatu flat.

Kakimu tidak hanya membengkak ketika berada di udara, tetapi dalam kasus yang sangat kecil, sepatu flatmu juga akan berguna ketika harus ada tindakan darurat yang diambil selama penerbangan.

Pakaian minim

Dengan memaksakan diri menggunakan pakaian minim, kamu bisa membekukan bagian-bagian tubuhmu saat penerbangan. Jadi, meskipun kamu menuju ke tujuan cuaca hangat, pastikan tetap membawa lapisan pakaian saat naik pesawat.

Parfum yang kuat

Kamu sedang terbang menggunakan tabung bertekanan di langit, tidak ada banyak aliran udara sehingga bahkan aroma kuntum mawar yang halus mungkin terlalu kuat untuk beberapa orang.

Selain hidung sensitif, beberapa orang memiliki alergi wangi yang dapat menyebabkan masalah pernapasan. Karena itu, tetaplah pakai deodoran polos untuk penerbangan.

Editor: Feby Ferdian

Exit mobile version