TopCareerID

Mengenal Skizoid Dan Tanda-Tandanya

Introvert memiliki kekuatan yang bisa memajukan karier.

Ilustrasi. Sumber foto: hrdailyadvisor.blr.com

Topcareer.id – Gangguan kepribadian skizoid adalah salah satu dari sekelompok kondisi yang disebut “Cluster ‘A'” atau gangguan kepribadian eksentrik.

Orang dengan kelainan ini sering tampak aneh atau ganjil. Mereka juga cenderung jauh, terpisah, dan acuh tak acuh terhadap hubungan sosial.

Orang dengan gangguan kepribadian skizoid umumnya lebih menyukai aktivitas menyendiri dan jarang mengekspresikan emosi yang kuat.

Dikutip dari webmd.com, Jumat (13/12/2019), mereka cenderung memilih pekerjaan yang memungkinkan untuk bekerja sendiri, seperti petugas perpustakaan, atau pekerja laboratorium.

Apa penyebab skizoid? Sedikit yang diketahui tentang penyebab gangguan kepribadian skizoid, tetapi genetik dan lingkungan diduga sangat berperan.

Beberapa pakar kesehatan mental berspekulasi bahwa masa kanak-kanak yang suram berkontribusi pada perkembangan gangguan tersebut.

Baca juga: Introvert bukan Antisosial, Ini Perbedaan yang Kamu Harus Tahu

Orang dengan gangguan kepribadian skizoid seringkali tertutup, mengatur hidup mereka untuk menghindari kontak dengan orang lain.

Banyak dari mereka yang tidak pernah menikah atau mungkin terus hidup dengan orang tua mereka sebagai orang dewasa. Ciri umum lain dari orang dengan gangguan skizoid termasuk berikut ini:

Orang dengan gangguan kepribadian ini jarang mencari perawatan, karena pikiran dan perilaku mereka umumnya tidak menyebabkan mereka tertekan.

Psikoterapi atau konseling merupakan bentuk perawatan yang paling sering digunakan. Pengobatan kemungkinan akan fokus pada peningkatan keterampilan untuk interaksi sosial, komunikasi, dan harga diri.

Editor: Feby Ferdian

Exit mobile version