2. Motivasi tidak ada
Rutinitas sering membuat keresahan, sekalipun itu olahraga. Malin mengaku bahwa ia telah terlalu banyak menghabiskan waktu, hanya untuk mengikuti jadwal yang kaku.
Menurutnya, tersesat dalam rutinitas bisa menjadi lereng yang licin. Seiring waktu, bisa jadi sulit untuk mempertahankan efek stimulasi yang awalnya menyenangkan dan menyegarkan.
Saat kamu mulai kehilangan gairah untuk kegiatan yang kamu sukai, saatnya untuk mengakhiri hari dan menilai kembali.
3. Kreativitas mentok
Pernahkah mendengarkan lagu berulang kali dan kemudian perlahan mulai membencinya? Inilah yang bisa dilakukan rutinitas terhadap kreativitas.
Apapun yang diulang, tidak peduli betapa indah awalnya, pada akhirnya akan melelahkan. Ini terutama berlaku untuk pekerjaan kreatif. Setiap pengusaha, penulis, musisi, atau pencipta akan memberi tahu kebenaran yang tidak dapat disangkal; dunia bisa menjadi tempat yang kejam bagi kreativitas.
“Sebagai seorang profesional pemasaran dan penulis, sepanjang hari saya berputar di sekitar kreativitas. Saya harus dapat menghasilkan konten yang menarik, membuat grafik yang menarik secara visual, dan mengembangkan cerita yang ingin didengar orang,” jelasnya.
Rutinitas memang membantunya mengerjakan tugas yang ada di daftar. Tetapi itu juga bisa menghambat kreativitasnya. “Kuncinya adalah mencapai keseimbangan antara rutinitas dan kreativitas.”
Editor: Feby Ferdian