Topcareer.id – OVO, Perusahaan layanan uang elektronik mengubah kebijakannya. Mereka mengumumkan akan mengenakan biaya setiap kali pelanggannya melakukan top up.
Penyesuaian tarif ini mulai berlaku tanggal 2 Maret 2020 seperti yang terungkap berdasarkan notifikasi yang disebarkan pihak OVO kepada pelanggannya.
Nantinya para pelanggan yang melakukan top up melalui instan top up di aplikasi OVO, ATM, internet/mobile banking, Tokopedia, dan OVO Booth akan dikenakan biaya Rp1.000 setiap kali transaksinya.
Baca juga: OVO Resmi jadi Unicorn ke-5 di Indonesia
Sedangkan pelanggan akan dikenakan biaya sebesar 2% setiap melakukan topu up melalui kartu debit di aplikasi OVO itu sendiri.
Top-up di abang Grab gratis
Nah, bagi kamu yang tidak mau dibebankan biaya tersebut alias gratis, kamu bisa melakukan top up melalui abang Grab yang dapat kamu temui di manapun dan kapanpun.
Dalam notifikasi tersebut, OVO juga mengatakan bahwa pihaknya berhak mengubah syarat dan ketentuan yang berlaku tanpa pemberitahuan sebelumnya lho. Jadi sering-sering cek aplikasi OVO untuk mengetahui update mengenai aplikasi ini, ya. *
Editor: Ade Irwansyah