TopCareerID

Ingin Jadi Wartawan? Ini Langkah yang Perlu Kamu Tempuh

Tantangan jurnalis: membuat berita cepat.

Pekerjaan jurnalis. (dok. The Guardian Nigeria)

Topcareer.id – Jurnalis atau wartawan adalah orang yang mengumpulkan, menulis, atau mendistribusikan berita atau informasi terkini lainnya kepada publik. Praktik kerja jurnalis secara keseluruhan disebut jurnalisme.

Untuk menjadi seorang jurnalis kamu harus terbiasa untuk berpikir kritis, mensintesis, dan menyimpan informasi faktual secara logis dan sistematis.

Selalu termotivasi dan gigih dalam berupaya untuk mendapatkan versi kebenaran berita terbaik yang diperoleh, kemudian memverifikasi fakta-fakta tersebut.

Mengutip lLearnhowtobecome.org, jika kamu ingin berkarier sebagai seorang jurnalis, berikut langkah yang bisa dilakukan untuk memasuki bidang jurnalisme:

Baca juga: Ini Suka Duka yang Akan Kamu Alami Bila Jadi Jurnalis Televisi

Dapatkan gelar sarjana jurnalistik
Tidak ada persyaratan pendidikan mutlak untuk menjadi seorang jurnalis. Namun, jika kamu ingin bekerja secara profesional di media, penting untuk menunjukkan kepada calon pemberi kerja bahwa kamu memiliki basis pengetahuan dan keterampilan yang tepat untuk pekerjaan tersebut. Beberapa perguruan tinggi dan universitas menawarkan kesempatan untuk mengambil jurusan jurnalisme.

Sekolah jurnalisme
Umumnya merujuk pada program pascasarjana atau master dalam bidang jurnalisme. Gelar pascasarjana dalam jurnalisme dapat membantu kamu yang sudah bekerja di bidang ini dan bertujuan untuk memajukan tujuan karier. Ini juga merupakan cara baik bagi yang ingin beralih dari karier dalam bisnis, hukum, psikologi, sosiologi, atau hampir semua disiplin ilmu lain dalam seni dan humaniora, menuju karier dalam jurnalisme.

Baca juga: Bekal yang Harus Dimiliki Jika Ingin Jadi Jurnalis Televisi

Ikuti magang
Pelatihan jurnalis seringkali datang dalam bentuk magang dibayar dan tidak dibayar di perusahaan media. Karena jurnalisme adalah profesi yang secara historis dipelajari melalui pemagangan, dan karena ada kebutuhan bagi jurnalis muda yang ambisius dalam pelatihan untuk bekerja bersama para profesional di ruang berita, sebagian besar organisasi media memiliki semacam program formal untuk magang. Program-program ini berafiliasi dengan satu atau lebih perguruan tinggi atau universitas.

Pilih spesialisasi
Dahulu, praktik jurnalisme profesional terbagi menjadi dua bidang utama yaitu media cetak dan siaran. Jurnalisme digital telah muncul sebagai area ketiga yang mengaburkan perbedaan antara media cetak dan siaran. Secara umum, ada jurnalis generalis dan jurnalis yang memiliki area liputan khusus. Pilih spesialisasi jurnalisme yang kamu minati dan kuasai. Contohnya antara lain: broadcast journalist, jurnalis bisnis dan keuangan, jurnalis Lingkungan, feature and documentary, jurnalis berita internasional, jurnalis media online, photo journalism, jurnalis sains dan kesehatan, serta jurnalis olahraga.

Dapatkan pekerjaan terkait jurnalisme
Tidak ada satu pun jalur yang jelas dan terbatas untuk mendapatkan pekerjaan sebagai jurnalis. Yang penting kamu sebagai calon jurnalis harus memiliki portofolio pengalaman kerja sebagai jurnalis. Ini bisa juga berarti materi yang dapat diperoleh saat kamu magang atau sewaktu menjalankan proyek saat sekolah jurnalisme. Kamu juga harus siap untuk menghadapi editor dan produsen di organisasi penerbitan dan media dengan pertanyaan profesional tentang portofolio kamu. *

Editor: Ade Irwansyah

Exit mobile version