TopCareerID

Membedakan Mager dan Klinomania

Ilustrasi: Unwritten

Topcareer.id – Klinomania didefinisikan sebagai obsesi untuk ingin tetap di tempat tidur sepanjang waktu. Jika seseorang memiliki keinginan terus-menerus ingin tidur atau berada di tempat tidur, maka orang tersebut dikatakan menderita klinomania.

Penderita klinomania akan sulit bangun dari tempat tidur di pagi hari. Mereka hanya ingin memejamkan mata dan tidur lagi meskipun hari semakin siang dan jam alarm terus berdering.

Klinomania juga biasa disebut Disysania. Perlu diketahui bahwa istilah Dysania lebih umum digunakan daripada klinomania. Seseorang yang menderita kondisi ini disebut klinomaniak.

Dikutip dari hosbeg.com, Rabu (12/02/2020), klinomania, sama seperti mania lainnya, ini adalah gangguan mental yang membuat penderitanya merasa takut untuk bangun dari tempat tidur.

Seorang klinomaniak siap untuk mengorbankan apapun demi tidurnya. Jika diberi kesempatan, meraka akan tinggal di tempat tidur sepanjang hari. Bagi seseorang yang menderita gangguan mental ini, waktu favorit bagi mereka adalah ketika mereka akan pergi tidur.

Banyak penderita klinomania memiliki kondisi yang memengaruhi kehidupan mereka secara negatif. Beberapa akhirnya kehilangan hal-hal berharga seperti pekerjaan dan hubungan mereka hanya karena obsesi mereka dengan tempat tidur.

Baca juga: Tidur Siang di Kantor Justru Dianjurkan di Jepang

Masih banyak orang yang keliru dan menganggap klinomaniak hanya bagian dari malas bergerak alias mager. Menurut para ahli, malas bukanlah masalah utamanya, terlebih kalau dilihat dari berapa lama mereka berada di tempat tidur.

Masalah mereka bukan masalah kemalasan, tetapi masalah medis yang hanya bisa dikelola oleh seorang psikolog.

Exit mobile version