TopCareerID

Menjaga Kesehatan dan Keselamatan Saat Banjir

Suasana banjir awal 2020. (dok. Kompas)

Topcareer.id – Banjir yang akhir-akhir ini melanda beberapa daerah khususnya Jakarta, banyak membuat warga tak hanya mengalami kerugian material namun juga kesehatan yang terganggu.

Luapan air banjir yang berasal dari sungai ataupun parit membawa banyak kuman dan bakteri. Bagi orang yang daya tahan tubuhnya sedang menurun, cukup riskan untuk terkena penyakit saat banjir.

Selain gangguan kesehatan, orang juga terancam keselamatannya saat dilanda banjir. Cedera sangat mungkin terjadi. Dikutip dari Share.upmc.com, Jumat (28/02/2020) berikut ini beberapa tips untuk bisa tetap menjaga kesehatan dan keselamatan saat sedang banjir.

Baca juga: Ini yang Terjadi Bila Kendaraan Sering Terendam Air Banjir

Jaga kebersihan
Air banjir dapat menampung berbagai bakteri dan virus, jadi hindari berdiri di air banjir jika memungkinkan. Namun jika terpaksa, gunakan sepatu boot karet yang tinggi untuk meminimalisir terkena air banjir.

Bersihkan barang
Setelah banjir, pastikan untuk mengeringkan dan mendisinfeksi rumah, mobil, serta barang-barang kamu yang terkena banjir untuk melindungi diri terhadap pertumbuhan lebih lanjut dari bakteri, virus, jamur, dan zat lain yang dapat menyebabkan penyakit menular.

Cuci tangan dan kaki hingga bersih
Saat memberesihkan rumah dan barang, kenakan sarung tangan karet dan jangan lupa untuk sering mencuci tangan dan kaki dengan sabun dan air bersih.

Baca juga: Curah Hujan Tinggi, Banjir Masih Ancam Seluruh Indonesia

Perhatikan apa yang kamu makan
Makanan dan air mungkin terkontaminasi setelah banjir. Minumlah air kemasan atau rebus air keran untuk mendisinfeksi air sebelum diminum.

Jangan sentuh kabel maupun elektronik yang basah
Jangan pernah menyentuh atau berada dekat kabel listrik, apalagi kabel listrik yang putus, dan jangan nyalakan atau matikan listrik saat berada di genangan air.

Obati luka terbuka
Jika kamu punya luka terbuka dan terkena banjir, segera bersihkan, disinfeksi, dan perban sesegera mungkin untuk mencegah paparan air yang terkontaminasi. Bila perlu temui dokter untuk suntikan anti tetanus.

Hindari nyamuk
Nyamuk dapat tumbuh subur di genangan air banjir dan dapat membawa penyakit seperti DBD. Gunakan pengusir serangga dan keringkan genangan air jika memungkinkan.

Mencari pertolongan
Banjir bisa menimbulkan trauma, terutama jika properti kamu dirusaknya. Pahamilah bahwa normal untuk merasa marah dan sedih serta kekurangan tidur. Jika perasaan negatif seperti ini berlanjut, carilah bimbingan konseling kesehatan mental untuk membantu mengatasinya. *

Editor: Ade Irwansyah

Exit mobile version