Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Saturday, July 11, 2020
redaksi@topcareer.id
Tren

Ini yang Terjadi Bila Kendaraan Sering Terendam Air Banjir

dok. cnbc

Topcareer.id – Air banjir biasanya bersifat korosif. Apalagi untuk daerah Jakarta utara dan pusat yang dekat dengan laut. Air banjir yang merendam kendaraan akan menggerogoti bagian mobil. Dan saat terjadi banjir sebaiknya jangan memaksakan untuk menerobos banjir.

Sistem listrik dan pembakaran tidak menyukai air, sementara kendaraan seperti mobil atau motor kamu pada dasarnya hidup karena dua sistem ini.

Air banjir yang mengenai saluran listrik mobil atau motor akan menyebabkan minyak mentah biru yang kadang terlihat di dekat terminal baterai.

Dikutip dari punchng.com, Rabu (26/02/2020), bila kamu mencoba menerobos banjir yang cukup tinggi sehingga air masuk ke dalam bagian mesin motor atau mobil kamu, dampak yang akan terjadi adalah:

  • Air banjir yang mengandung garam akan mulai menggerogoti semua logam yang dikenainya.
  • Air banjir akan mempengaruhi sistem rem, bantalan rem dan rotor.
  • Jika mencapai sistem kelistrikan, air banjir bisa menyebabkan korsleting pada sistem kelistrikan.
  • Jika air banjir masuk ke dalam kabin, itu bisa merusak karpet dan meninggalkan bau di mobil.
  • Jika masuk ke dalam mesin, air bisa masuk ke oli. Ini akan membutuhkan treatment oil flush (tergantung pada sistem apa air masuk).
  • Bisa menyebabkan mesin hydrolock. Ini dapat terjadi ketika kendaraan tidak berjalan. Air mengisi silinder saat mesin tidak bekerja dan starter tidak dapat menghidupkan mesin.*(rw)

the authorRino Prasetyo

Leave a Reply